Connect with us

Berita

Cincin Nyangkut di Jari hingga Bengkak, Remaja di Ciracas Diminta Puskesmas Lapor Damkar

Remaja di Ciracas, Jakarta Timur alami bengkak di jari karena cincin pemberian teman SD-nya tersangkut.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 20t105541.299
Pemadam Kebakaran Jakarta Utara berhasil keluarkan cincin yang tersangkut di jari remaja | Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 20 Maret 2025 - Seorang remaja di Ciracas, Jakarta Timur mengalami insiden tak terduga setelah sebuah cincin pemberian teman SD-nya tersangkut di jari manis tangan kanannya.

Kejadian ini membuat panik keluarganya setelah berbagai upaya untuk melepaskan cincin tersebut tidak membuahkan hasil.

Orang Tua Berusaha Melepaskan Cincin, Jari Semakin Bengkak

Remaja bernama Bimo Putra Adhitama awalnya hanya bermain-main dengan cincin, namun akhirnya tidak bisa melepaskannya.

Orang tuanya, Siswanto, mengungkapkan bahwa cincin itu merupakan kenang-kenangan dari teman SD anaknya.

“Cincin itu didapat dari teman SD anak saya sebagai kenang-kenangan, namun malah menjepit jari manisnya,” ujar Siswanto kepada MPN Indonesia, Rabu (19/3).

Berbagai metode telah dicoba untuk melepaskan cincin dari jari Bimo, termasuk menggunakan minyak, sabun, benang, hingga pelembap kulit.

Namun, upaya tersebut gagal dan justru membuat jari remaja itu semakin membengkak.

“Saya sudah coba melepasnya dibantu anak-anak saya yang lain, pakai minyak sampai handbody, tapi tidak berhasil,” tambah Siswanto.

Puskesmas Ciracas Mengarahkan ke Pos Damkar

Melihat kondisi anaknya memburuk, Siswanto membawa Bimo ke Puskesmas Ciracas untuk mendapat pertolongan medis.

Namun, petugas puskesmas menyarankan agar mereka mendatangi markas pemadam kebakaran di Jalan Poncol, Ciracas, karena cincin tersebut perlu dipotong menggunakan alat khusus.

Tanpa menunda waktu, Siswanto langsung membawa Bimo ke pos pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.

Petugas Gulkarmat Berhasil Melepaskan Cincin dalam 8 Menit

Setibanya di pos pemadam kebakaran, Bimo dan Siswanto disambut oleh petugas yang berjaga.

Baca Juga:  Viral! Ormas di Tangerang Minta THR Lebaran: Berapa pun Kami Terima

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur, Wahid membenarkan adanya permintaan bantuan dari seorang remaja untuk melepaskan cincin yang menjepit jarinya.

“Betul, ada anak remaja bernama Bimo mendatangi markas kami meminta bantuan melepas cincin yang menjepit jari manisnya,” kata Wahid kepada MPN Indonesia.

Tiga petugas Gulkarmat segera mengambil tindakan menggunakan gerinda kecil untuk memotong cincin tersebut.

Dalam waktu sekitar 8 menit, cincin berhasil dipotong tanpa menyebabkan cedera pada jari Bimo.

“Alhamdulillah, cincin bisa kami lepaskan dari tangannya dengan gerinda kecil tanpa hambatan apa pun. Waktunya pun cukup singkat, hanya 8 menit,” tambah Wahid.

Orang Tua Bersyukur dan Berterima Kasih

Setelah cincin berhasil dilepaskan, Siswanto merasa lega karena anaknya tidak lagi merasakan sakit akibat jari yang membengkak.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada petugas Gulkarmat yang telah membantu dalam situasi tersebut.

“Terima kasih kepada bapak-bapak di Gulkarmat. Anak saya tidak kesakitan lagi karena jarinya bengkak akibat cincin. Terima kasih sebesar-besarnya,” kata Siswanto.

(AKM/NID/RAD)

Trending