Politik
Resmikan KEK Batang, Presiden Prabowo Serukan Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi
Presiden Prabowo Subianto meresmikan KEK Industropolis Batang untuk mendorong hilirisasi dan industrialisasi.
MPN Indonesia 21 Maret 2025 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Kamis (20/3), sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi ekonomi nasional melalui hilirisasi dan industrialisasi.
Acara peresmian yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong dan Menteri Kabinet Merah Putih, menjadi tonggak penting dalam pengembangan kawasan industri modern yang dirancang untuk menarik investasi besar dan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Visi Ekonomi Nasional Melalui Pengembangan KEK Batang
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kawasan ini. Ia menekankan bahwa KEK Batang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan industri baru dan simbol percepatan pembangunan ekonomi Indonesia.
“Hari ini Indonesia memiliki kawasan yang kita harapkan bisa jadi Shenzhen-nya Indonesia, insyaallah,” ujar Presiden Prabowo, dikutip dari MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (21/3).
Presiden juga menyatakan bahwa pembangunan kawasan ekonomi khusus ini merupakan upaya untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga. Ia menegaskan pentingnya keberanian dalam belajar dari contoh negara lain yang berhasil, demi mencapai kesejahteraan rakyat Indonesia.
Kolaborasi dan Investasi Jadi Pilar Utama
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan mitra internasional dalam mendukung kemajuan kawasan ini. Ia menyatakan bahwa Indonesia terbuka terhadap investasi dan kerja sama yang saling menguntungkan.
“Indonesia butuh partisipasi, butuh investasi, butuh kerja sama yang baik yang saling menguntungkan,” tegas Prabowo.
Dukungan terhadap pengembangan KEK Batang juga datang dari Kepala Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK, Ngurah Wirawan. Ia menekankan bahwa status kawasan ekonomi khusus meningkatkan daya tarik kawasan tersebut bagi investor.
Insentif fiskal dan kemudahan investasi seperti keringanan pajak dan fasilitas moneter menjadi nilai tambah yang signifikan.
Target Investasi Rp75 Triliun dalam Lima Tahun
Ngurah Wirawan menyampaikan bahwa dengan penetapan sebagai KEK, kawasan ini memiliki proyeksi investasi baru hingga Rp75 triliun dalam lima tahun ke depan. Ia optimistis jumlah tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta penciptaan 50 ribu lapangan kerja.
“Kami punya hitungan dan proyeksi, kita bisa memperoleh komitmen investasi dalam lima tahun ke depan sebesar 75 triliun dan kita bisa menciptakan sekitar 50 ribu kesempatan kerja,” ujarnya.
Ngurah Wirawan juga menjelaskan bahwa KEK Industropolis Batang memiliki tiga klaster utama yang meliputi kawasan industri dan pengolahan, kawasan logistik dan transportasi, serta kawasan pariwisata dan properti.
Kombinasi ini menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu KEK paling lengkap di Indonesia.
Infrastruktur Strategis Dukung Potensi KEK
KEK Batang didukung oleh infrastruktur strategis yang menunjang kelancaran logistik dan konektivitas.
Akses jalan tol, jalur kereta api super dry port dengan kapasitas 30 rangkaian kereta kontainer, serta pelabuhan yang sedang dibangun menjadi komponen penting dalam mendukung aktivitas industri dan distribusi barang.
Ngurah menyatakan bahwa dukungan pemerintah dalam pengembangan infrastruktur memberikan peluang akselerasi pertumbuhan investasi di Indonesia.
“Kami bersyukur dapat kesempatan dari pemerintah membangun sebuah kawasan yang betul-betul lengkap. Dan kita harapkan dengan hari ini diresmikan oleh Bapak Presiden kawasan ekonomi khusus kami, kami bisa betul-betul mendorong ke akselerasi investasi di Indonesia,” tutupnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
