Connect with us

Berita

8 Sopir Bus di Terminal Pulogebang Tidak Layak Mengemudi, Kok Bisa?

Sudin Kesehatan Jakarta Timur di Terminal Pulogebang telah melakukan pemeriksaan 59 pengemudi bus pada Rabu (26/3).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 26t140124.717
Pantaun situasi Terminal Pulogebang, Rabu (26/3) | Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 26 Maret 2025 - Pos kesehatan untuk pemudik yang didirikan Sudin Kesehatan Jakarta Timur di Terminal Pulogebang telah melakukan pemeriksaan terhadap 59 pengemudi bus pada Rabu (26/3).

Dari 59 yang diperiksa, petugas menemukan 8 sopir yang tidak layak untuk mengemudi dikarenakan sakit.

“Ada 8 orang sopir yang tidak kami rekomendasikan untuk mengemudi bus dikarenakan sakit, kebanyakan mengalami gula darah yang tinggi hingga tekanan darahnya juga tinggi” kata Kasudin Kesehatan Jaktim Herwin Meifendy ketika ditemui MPN Indonesia di Terminal Pulogebang, Rabu (26/3).

Sediakan Obat Gratis hingga Pos Rujukan

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, pihak petugas menyediakan obat-obatan secara gratis bagi para sopir yang membutuhkan.

Petugas kesehatan yang bertugas di pos kesehatan mudik di Terminal Pulogebang juga telah menyiapkan mekanisme rujukan ke fasilitas kesehatan lebih lanjut bagi sopir bus yang memerlukan penanganan lanjutan.

“Jika memang perlu dilakukan penanganan lebih lanjut, maka akan kami rujuk ke rumah sakit terdekat atau yang bekerja sama dengan BPJS, jadi tidak kami biarkan begitu saja. Makanya kita rujuk, biar ada penanganan lanjutan,” ujar Herwin.

Pengecekan Ketat

Mengemudi dalam kondisi kesehatan yang tidak optimal dinilai berbahaya, tidak hanya bagi sopir itu sendiri tetapi juga bagi penumpang yang mereka bawa.

Oleh sebab itu, Sudinkes Jaktim cukup ketat memeriksa sopir-sopir di Terminal Pulogebang terutama sopir yang bertugas membawa penumpang dalam momen arus mudik balik lebaran.

“8 sopir yang ditemukan sakit ini selanjutnya kami rekomendasikan kepada PO Bus yang bersangkutan agar sementara tidak mengemudi terlebih dahulu,” tutup Herwin.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Dukcapil Prediksi 15 Ribu Pendatang Masuk Jakarta usai Lebaran 2025

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending