Teknologi
Akun X Nonaktif Bakal Dijual, Harganya Capai Rp160 Juta
X akan lelang akun tidak aktif ke organisasi berlangganan mulai April 2025
MPN Indonesia 8 April 2025 - Platform media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, akan memulai penjualan akun tidak aktif kepada organisasi terverifikasi. Langkah ini dilakukan untuk menambah sumber pendapatan perusahaan.
Program ini mulai diterapkan awal April 2025 dan mencakup sistem lelang dengan harga awal mencapai Rp160 juta per akun.
Proses Penjualan dan Target Pembeli
Penjualan akun tidak aktif difokuskan untuk organisasi yang telah memiliki langganan X Verified Organizations, yaitu layanan berlangganan dengan biaya sebesar US$1.000 atau sekitar Rp16,7 juta per bulan.
Lelang akan dimulai dari harga US$10.000 (sekitar Rp167 juta) dan bisa mencapai lebih dari US$500.000 (Rp8,3 miliar), tergantung pada popularitas atau nilai dari username yang ditawarkan.
Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari akun X, @nima_owji, fitur ini pertama kali ditemukan oleh reverse engineer Nima Owji yang menemukan pembaruan pada versi web X (2/4).
Berdasarkan temuannya, organisasi dapat mengajukan permintaan untuk memiliki handle atau username dari akun yang sudah tidak aktif melalui antarmuka baru yang disediakan oleh platform.
BREAKING: X handles' prices start at $10K and range up to over $500K! pic.twitter.com/Mv2cSvImcs
— Nima Owji (@nima_owji) April 3, 2025
Mekanisme Pembelian dan Proses Verifikasi
Organisasi yang berminat dapat memulai proses dengan menekan tombol “Get Started” pada halaman yang disediakan.
Proses dilanjutkan melalui percakapan dengan chatbot X yang akan memverifikasi pengguna dan menjawab pertanyaan singkat.
Setelah permintaan diajukan, bot akan melakukan pengecekan ketersediaan handle dalam waktu maksimal tiga hari kerja.
Jika permintaan disetujui dan pembelian berhasil, nama akun akan langsung dipindahkan kepada pemilik baru dalam waktu satu hingga dua hari kerja.
Selain itu, nama pengguna juga dapat dialihkan ke akun lain yang telah terdaftar sebagai akun bisnis di X.
Fitur Tambahan dan Kebijakan Potongan Harga
Sebagai bagian dari proses ini, halaman FAQ (Frequently Asked Questions) telah disiapkan untuk menjawab pertanyaan pengguna mengenai cara pembelian, metode pembayaran, dan ketentuan transfer nama akun.
Diskon akan diberikan bagi pembeli yang melakukan pembelian beberapa handles sekaligus, dengan besar potongan tergantung pada jumlah dan bobot penawaran.
Meski belum ada pengumuman resmi dari perusahaan, beberapa organisasi yang terverifikasi telah menerima pemberitahuan mengenai kebijakan ini.
Saat ini, situs resmi untuk melakukan pembelian akun masih belum dapat diakses publik.
Latar Belakang Kebijakan Penjualan Akun Tidak Aktif
Gagasan untuk menjual akun tidak aktif bukan hal baru bagi X. Pada awal 2023, saat masih bernama Twitter, perusahaan sudah mempertimbangkan skema pelelangan akun sebagai alternatif pendapatan.
Elon Musk selaku pemilik X juga mendukung inisiatif ini dengan alasan membuka ruang nama pengguna bagi akun aktif.
Pada Mei 2023, X diketahui melakukan pembersihan akun tidak aktif, dan sejak saat itu dorongan untuk menggunakan kembali handles yang terbengkalai semakin menguat.
Laporan dari Forbes pada November 2023 juga menyebutkan bahwa X mendorong pembeli potensial untuk mendapatkan akun yang sudah tidak terpakai, meskipun tidak ada pengumuman resmi saat itu.
Implikasi terhadap Aktivitas Pengguna
Kebijakan ini memberi insentif baru bagi pengguna agar tetap aktif di platform, karena risiko akun mereka dianggap tidak aktif dan akhirnya dijual.
Dengan kebijakan ini, X memperluas aliran pendapatannya di luar sektor langganan, iklan, dan akses pengembang.
Selain itu, kebijakan ini sekaligus menjadi langkah baru dalam tata kelola nama pengguna di media sosial. X juga menegaskan dalam laman kebijakan akun tidak aktif bahwa mereka tidak dapat mempublikasikan daftar username yang tidak aktif, meski aktivitas jual beli di luar platform masih sering terjadi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
