Connect with us

Olahraga

PSSI Buka Suara soal Kontroversi Drawing Liga 4

PSSI merespons kontroversi drawing Liga 4 Nasional usai muncul dugaan ketidakwajaran saat siaran langsung.

Logompn

Published

on

Pssi buka suara soal kontroversi drawing liga 4
PSSI janji perbaiki sistem pengundian Liga 4 usai menuai kontroversi. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/PSSI TV

MPN Indonesia 13 April 2025 - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi yang muncul setelah proses drawing Liga 4 putaran nasional yang digelar pada Kamis (10/4).

Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan ketidakwajaran dalam pengundian grup, yang kemudian memicu desakan agar proses tersebut diulang.

Pengundian yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi PSSI TV tersebut berlangsung untuk menentukan pembagian grup di ajang Liga 4 Indonesia. 

Dalam proses pengundian Grup N, netizen menyoroti tindakan salah satu petugas yang terlihat menyelipkan tangannya di bawah meja sebelum mengangkat kertas nama tim. Tiga kali pola serupa terlihat saat menentukan tim-tim lawan untuk Persewangi Banyuwangi.

Viral di Media Sosial dan Respons Publik

Momen tersebut terekam dalam siaran langsung di YouTube PSSI TV dan segera menjadi viral pada Jumat malam (11/4). 

Publik mempertanyakan keabsahan proses drawing, terutama karena kertas nama tim yang diangkat terlihat terlipat secara lurus, berbeda dari standar bola undian yang biasa digunakan.

Sorotan utama netizen tertuju pada dugaan bahwa nama-nama tim yang ditentukan tidak berasal dari bola undian yang sah. 

Kecurigaan ini diperkuat karena pengundi mengangkat kertas dari posisi yang tidak terlihat oleh kamera, menimbulkan asumsi bahwa proses tersebut tidak dijalankan secara transparan.

Pernyataan Tegas dari Ketua Umum PSSI

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons cepat isu ini. Dalam pernyataan resminya, ia menekankan bahwa proses drawing Liga 4 harus menjunjung prinsip fair play dan dilakukan secara profesional. 

Baca Juga:  Nova Arianto Serahkan Nasib ke PSSI Usai Garuda Muda Ukir Sejarah di Piala Dunia U-17

Erick Thohir menyayangkan pelaksanaan drawing yang dinilai tidak memenuhi standar transparansi dan menuntut pengundian ulang.

“Kami menyesalkan pelaksanaan drawing Liga 4 yang berlangsung secara tidak profesional dan tidak transparan. Jangan pernah main-main dengan kompetisi liga! Demi menjunjung fair play dan integritas kompetisi, kami mendesak agar dilakukan drawing ulang dengan prosedur yang jelas, adil, dan melibatkan semua pihak terkait,” ujar Erick Thohir kepada wartawan pada Jumat (11/4).

PSSI juga menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan terhadap pihak penyelenggara pengundian. Evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas penyelenggaraan setiap level kompetisi dalam sistem liga Indonesia.

Komitmen terhadap Integritas Liga Indonesia

Dalam rilis yang sama, PSSI menegaskan pentingnya menjaga tata kelola kompetisi secara bertanggung jawab, termasuk untuk Liga 4 yang merupakan bagian integral dari ekosistem sepak bola nasional. 

PSSI mengingatkan bahwa setiap jenjang dalam liga Indonesia, dari kasta tertinggi hingga ke bawah, memiliki peran penting dalam pembangunan sepak bola yang berkelanjutan.

Federasi juga menyatakan harapannya agar kejadian serupa tidak terjadi kembali di masa depan, serta mengajak semua pihak untuk memastikan proses pengelolaan kompetisi berlangsung sesuai prinsip integritas dan keadilan.

Tindak Lanjut dan Proses Evaluasi

Sebagai langkah awal, PSSI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengundian dan pihak-pihak yang terlibat dalam drawing Liga 4. 

Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan sistem dan memastikan bahwa ke depan, prosedur serupa dijalankan secara terbuka dan sesuai standar.

PSSI juga memberikan penekanan pada pentingnya peran seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kompetisi berjalan dengan integritas tinggi. 

Melalui langkah ini, PSSI berupaya memperbaiki sistem kompetisi liga Indonesia dari tingkat bawah, termasuk Liga 4, demi menciptakan sistem yang lebih profesional dan akuntabel.

Baca Juga:  Shin Tae-yong Dipecat dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia

(AKM/NID/RAD)

Trending