Connect with us

Selebriti

Jadi Mualaf, Ruben Onsu Pilih Habib Usman jadi Guru Spiritual

Ruben Onsu pilih Habib Usman sebagai guru spiritual usai jalani proses pendalaman Islam selama empat tahun sebelum resmi memutuskan menjadi mualaf.

Adinda

Published

on

Jadi mualaf, ruben onsu pilih habib usman jadi guru spiritual
Ruben Onsu dan Habis Usman Bin Yahya. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/MOP Channel

MPN Indonesia 15 April 2025 - Ruben Onsu mengungkapkan alasan memilih Habib Usman bin Yahya sebagai guru spiritual dalam proses perjalanannya mengenal dan mempelajari Islam, yang telah ia jalani sejak empat tahun terakhir sebelum akhirnya memutuskan menjadi mualaf. 

Dalam pernyataannya kepada media pada Minggu (13/4) di kawasan Karang Tengah, Jakarta Selatan, Ruben menjelaskan bahwa keputusannya memilih Habib Usman tidak diambil secara tiba-tiba.

Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan mendalam karena ia mencari sosok pembimbing yang mampu menjawab seluruh pertanyaannya mengenai Islam dengan cara yang lembut dan tanpa menghakimi.

Proses Pendalaman Agama Selama Empat Tahun

Ruben Onsu menuturkan bahwa perjalanannya mempelajari Islam dimulai sejak empat tahun lalu.

Dalam kurun waktu tersebut, ia mengaku intens berdiskusi dengan Habib Usman bin Yahya.

Menurut Ruben, Habib Usman mendampinginya dalam menjawab berbagai pertanyaan mendasar terkait ajaran Islam yang ia butuhkan untuk mendapatkan keyakinan yang lebih dalam sebelum mengambil keputusan menjadi seorang muslim.

“Habib Usman mendampingi saya empat tahun dan saya banyak sekali bertanya sama dia. Jadi, sebelum saya memiliki keyakinan yang sekarang sebagai seorang muslim, saya mendalami lebih jauh, ingin mempelajari lebih jauh lagi,” ujar Ruben Onsu kepada wartawan di kawasan Karang Tengah, Jakarta Selatan, pada Minggu (13/4).

Sosok Habib Usman Dinilai Penuh Empati

Dalam proses pendalaman Islam, Ruben menekankan pentingnya memiliki seorang guru spiritual yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu memberikan bimbingan dengan cara yang tidak menyakitkan dan tidak menghakimi.

Baca Juga:  Ivan Gunawan Curhat Diprotes Orang Tua karena Dandan Mirip Perempuan: Katanya Bikin Malu

Hal ini, menurut Ruben, sepenuhnya ia temukan dalam diri Habib Usman.

“Jadi segala pertanyaan-pertanyaan saya semuanya dijawab sama Habib tanpa menyakiti, tanpa menyakitkan, tanpa menghakimi, dan proses yang pas buat saya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ruben menambahkan bahwa ia sempat mempertimbangkan beberapa pilihan guru spiritual, namun merasa paling cocok dengan pendekatan yang diberikan oleh Habib Usman.

Ia menyebut bahwa penting baginya untuk menemukan sosok yang benar-benar bisa membantunya memahami Islam secara utuh.

“Makanya, waktu saya memilih Habib Usman juga ada beberapa yang harus saya pilih. Buat saya, kita harus benar-benar mencari yang sreg supaya tidak berbenturan dengan pertanyaan kita,” kata Ruben Onsu.

Pengaruh Habib Usman dalam Kehidupan Ruben

Ruben juga mengungkapkan bahwa Habib Usman memberikan pencerahan penting terkait gambaran Islam secara menyeluruh.

Ia merasa pendekatan yang diberikan sangat berpengaruh dalam membentuk pemahamannya terhadap agama yang baru ia pelajari.

“Pencerahan itu, ya, dahsyatnya ke saya. Pergerakan ini sama siapa pun, Habib Usman baik sama semua orang. Dia ramah sekali sama semua orang,” ucapnya.

Momen Menjadi Mualaf Tanpa Air Mata

Ruben juga menceritakan momen ketika ia resmi memeluk Islam. Dalam proses tersebut, ia telah menyiapkan diri untuk tetap tenang dan fokus.

Menurutnya, justru Habib Usman yang tampak terharu atas keputusan besar yang ia ambil.

“Saat proses masuk muslim saya sudah bertekad, saya tidak mau meneteskan air mata, saya hanya kepengin fokus untuk menjalankan yang ada, malah Habib yang sedih, terharu sendiri, tapi saya fokus,” tutup Ruben.

(ELG/NID/RAD)

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending