Connect with us

Viral

Viral! Wanita Ini Ditagih Rp60 Ribu oleh Jukir Liar di Tanah Abang

Pengunjung Pasar Tanah Abang keluhkan tarif parkir liar Rp60.000. Video viral picu sorotan soal pungli dan lemahnya pengawasan di area publik.

Logompn

Published

on

Viral! wanita ini ditagih rp60 ribu oleh jukir liar di tanah abang
Wanita Ditagih Rp60 Ribu oleh Jukir Liar di Tanah Abang. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@Tata Julia Permana

MPN Indonesia 15 April 2025 - Seorang wanita mengalami kejadian tak menyenangkan saat pertama kali mengunjungi kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (12/4).

Dalam video yang ia unggah ke media sosial, ia mengaku diminta membayar tarif parkir sebesar Rp60.000 oleh seorang juru parkir liar, meskipun awalnya mengira biaya parkir hanya Rp10.000.

Peristiwa ini menjadi sorotan luas dan memicu diskusi publik mengenai praktik pungutan liar yang kerap terjadi di area tersebut.

Kronologi Kejadian Parkir di Tanah Abang

Wanita tersebut memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan dekat kawasan Tanah Abang.

Menurut pengakuannya dalam video, ia tidak mendapatkan informasi awal mengenai besaran tarif parkir yang berlaku.

Ketika hendak pergi, ia diminta untuk membayar sebesar Rp60.000 oleh juru parkir yang berjaga di lokasi tersebut.

“Aku dengernya cuma Rp10 ribu, ternyata diminta Rp60 ribu. Haaahh! Kata dia rata parkir di pinggir jalan semua 60 ribu,” ungkapnya, dikutip MPN Indonesia dalam video TikTok @Tata Julia Permana, pada Selasa (15/4).

Video tersebut menunjukkan kekecewaan pengunggah terhadap perlakuan yang ia alami, dan mencerminkan ketidaksesuaian antara ekspektasi tarif dan kenyataan di lapangan.

Respons Warganet dan Isu Berulang

Kejadian ini memicu banyak respons dari pengguna media sosial. Sejumlah warganet mengungkapkan bahwa mereka juga pernah diminta membayar tarif parkir dengan jumlah tinggi oleh oknum juru parkir liar di lokasi yang sama.

Diskusi kemudian berkembang menjadi sorotan terhadap lemahnya pengawasan atas praktik parkir di ruang publik, terutama di wilayah-wilayah ramai seperti Tanah Abang.

Tingginya aktivitas perdagangan di Tanah Abang menjadikannya salah satu pusat belanja terbesar di Jakarta, sehingga menarik perhatian berbagai pihak, termasuk mereka yang melakukan praktik pungutan liar.

Baca Juga:  Stasiun Jatake Beroperasi Hari Ini, Layani Rute Tanah Abang-Rangkasbitung

Banyak pengunjung merasa dirugikan dengan tidak adanya kejelasan tarif parkir, terutama jika dikelola oleh pihak tidak resmi.

(AKM/NID/RAD)

 

Trending