Politik
Dedi Mulyadi Minta Pemkot Bogor Revisi Desain Museum Batutulis
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meminta Pemkot Bogor menyesuaikan desain Museum Batutulis agar mencerminkan warisan budaya Sunda.
MPN Indonesia 16 April 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, pada Senin (14/4) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk merevisi desain kawasan Bumi Ageung Batutulis. Permintaan tersebut disampaikan guna menyesuaikan pembangunan dengan rencana pemanfaatan sebagai Museum Pakuan Padjajaran.
Permintaan ini muncul dalam rangka memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai pusat informasi sejarah Kerajaan Sunda, yang ditandai dengan keberadaan Situs Prasasti Batutulis.
Dedi Mulyadi secara langsung menyampaikan hal ini saat kunjungan kerja ke Kota Bogor, didampingi Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim.
Penyesuaian DED dan Komitmen Anggaran
Menanggapi permintaan Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyesuaikan rencana pembangunan kawasan. Ia menyebutkan bahwa Detailed Engineering Design (DED) akan disiapkan pada tahun 2025, dan penyesuaian desain pembangunan direncanakan pada tahun anggaran 2026.
“Gubernur Jawa Barat juga berkomitmen untuk membantu pembiayaan pembangunan museum yang diproyeksikan akan memperkaya objek wisata sejarah di Kota Bogor dan Jawa Barat pada umumnya,” ungkap Dedie Abdu Rachim kepada wartawan saat menghadiri penandatanganan MoU antara Pemprov Jawa Barat dan Kejati Jabar di Gedung Pakuan, Bandung, pada Selasa (15/4).
Evaluasi Langsung dan Arahan Arsitektur
Dalam kunjungan ke Situs Prasasti Batutulis, Dedi Mulyadi mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat Pemkot Bogor dalam merealisasikan pembangunan Museum Pajajaran.
Meskipun proyek belum sepenuhnya rampung, kehadiran kawasan Bumi Ageung Batutulis dinilai sebagai langkah awal menuju tujuan tersebut.
“Semangat membangun museum sudah luar biasa. Tinggal nanti diberi sentuhan arsitektur agar lebih mengesankan sebagai sebuah museum sejarah masa lalu,” ujar Dedi Mulyadi kepada wartawan saat berada di Situs Prasasti Batutulis pada Senin (14/4).
Penyesuaian Bangunan Pelindung Prasasti
Selain memberikan arahan terhadap desain museum, Dedi Mulyadi juga menyoroti bangunan pelindung Prasasti Batutulis yang dikelola oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat, UPTD Kementerian Kebudayaan.
Dedi Mulyadi menilai bangunan pelindung saat ini belum menunjang citra kebudayaan yang sesuai dengan nilai sejarah situs tersebut.
“Karena bangunannya saat ini belum menunjang sebagai bangunan kebudayaan. Kalau diperbolehkan oleh Kementerian Kebudayaan, saya akan bangun tahun ini juga, dengan desain arsitektur yang disesuaikan dengan peradaban Sunda,” kata Dedi Mulyadi.
Kajian Akademis dan Dokumentasi Sejarah
Sebagai bagian dari penguatan sejarah dan budaya, Dedi Mulyadi menyampaikan rencana untuk melibatkan para ahli, termasuk ahli geologi, bahasa, sejarah, dan filologi. Tim ini akan bertugas menyusun buku akademis yang membahas latar belakang situs Batutulis dan peradaban Sunda.
“Sehingga saat kita berkunjung ke tempat bersejarah, kita bisa memahami bahwa dulu pernah ada peradaban. Raja dilantik dengan membuat tulisan di batu yang abadi. Ini menunjukkan bahwa orang Sunda punya leluhur yang cerdas, pintar, dan hebat pada masanya,” imbuh Dedi Mulyadi.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya Sunda, serta memastikan bahwa setiap Wali Kota atau Wakil Wali Kota ke depan mampu menjelaskan sejarah Pakuan Pajajaran secara tepat dan edukatif.
Inisiatif ini menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam mengangkat kembali identitas budaya lokal melalui revitalisasi kawasan bersejarah seperti museum Batutulis.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
