Connect with us

Viral

Hasil Tes DNA Ungkap Keterlibatan Dokter Priguna dalam Kasus Pemerkosaan Anak Pasien

Hasil tes DNA menguatkan dugaan keterlibatan dokter Priguna dalam kasus pemerkosaan anak pasien.

Logompn

Published

on

Hasil tes dna ungkap keterlibatan dokter priguna dalam kasus pemerkosaan anak pasien
Tes DNA mengungkap bukti kuat keterlibatan dokter Priguna dalam kasus pemerkosaan anak pasien. Gambar : kumparan.com/Robby Bouceu

MPN Indonesia 29 April 2025 - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengumumkan hasil pemeriksaan tes DNA yang mengaitkan dokter Priguna Anugerah P dengan dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang anak pasien. 

Pemeriksaan dilakukan di Laboratorium DNA Pusdokkes Polri atas permintaan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar sejak Jumat (11/4).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jabar, Kombes Pol dr Naryana, menjelaskan dalam konferensi pers di Mapolda Jabar bahwa hasil analisis DNA diperoleh berdasarkan barang bukti yang telah dikumpulkan dari tempat kejadian perkara (TKP) serta sampel biologis yang relevan. 

“Secara genetik, satu, ditemukan profil DNA tersangka pada swab kondom yang diberikan kepada kita; kedua, tidak ada DNA individu laki-laki pada swab vagina korban,” ungkap Naryana dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Senin (28/4).

Pemeriksaan DNA Dilakukan Secara Ilmiah

Penemuan DNA yang cocok dengan dokter Priguna pada swab kondom menjadi salah satu poin penting dalam hasil pemeriksaan ini. 

Selain itu, pemeriksaan juga menemukan bukti lain yang memperkuat dugaan keterlibatan dokter tersebut dalam tindakan kriminal yang tengah diselidiki.

“Dari pemeriksaan bulu kemaluan yang berceceran di TKP, itu merupakan milik dokter Priguna. Ketiga, ditemukan profil rambut di TKP sebagai profil DNA tersangka,” ujar Naryana.

Pemeriksaan DNA dilakukan oleh laboratorium milik Pusdokkes Polri. Proses ini disebut Naryana dilakukan secara profesional dan berbasis pada standar ilmiah yang ketat. 

Hasilnya diinterpretasikan dengan pendekatan genetika forensik untuk memastikan keakuratan dan kredibilitas dalam pengungkapan fakta hukum.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa pengujian DNA ini merupakan langkah penting yang dilakukan secara ilmiah untuk menjawab dugaan dalam kasus yang dikategorikan sebagai kejahatan seksual terhadap anak. 

Baca Juga:  KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid, Suryadi Djamil: Siapa Pun Itu Harus Diperiksa Berdasarkan Bukti yang Ada

“Pemeriksaan kami, tes DNA dapat dibuktikan secara ilmiah dan genetik,” tegas Hendra Rochmawan.

Bukti Forensik Perkuat Arah Penyidikan

Kasus ini berada di bawah pengawasan langsung Ditreskrimum Polda Jabar yang terus mendalami sejumlah barang bukti lain yang masih dalam proses analisis. 

Pemeriksaan laboratorium menjadi kunci dalam rangka membuktikan dugaan pelanggaran hukum dan kriminal yang terjadi.

Temuan berupa profil DNA pada kondom, rambut, dan bulu kemaluan yang cocok dengan tersangka memperkuat arah penyidikan ke ranah pidana. 

Dengan bukti DNA yang ditemukan di TKP, pihak kepolisian menegaskan akan melanjutkan proses penyidikan secara menyeluruh sesuai dengan prosedur hukum dan kriminal yang berlaku.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending