Connect with us

Internasional

Spanyol dan Portugal Lumpuh Akibat Listrik Padam, Penyebabnya Masih jadi Misteri

Spanyol dan Portugal mengalami pemadaman listrik besar-besaran pada Senin (28/4).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 01t112943.493
Warga duduk di tangga stasiun kereta Atocha, Spanyol untuk menginap karena mati listrik massal, 28 April 2025 | Gambar: AFP

MPN Indonesia 1 Mei 2025 - Spanyol dan Portugal mengalami pemadaman listrik besar-besaran pada Senin (28/4). Padahal, dua negara ini jarang memadamkan listrik.

Hal ini langsung menyebabkan gangguan luas pada layanan publik, transportasi, dan komunikasi di kedua negara tersebut.

Reaksi Pemerintah dan Status Listrik

Dikutip MPN Indonesia dari AFP, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan bahwa pemerintah belum memiliki informasi konklusif mengenai penyebab pemadaman listrik ini.

Ia meminta masyarakat untuk menghindari spekulasi demi mencegah penyebaran informasi yang salah.

Pemerintah Spanyol juga menyatakan status darurat nasional dan mengerahkan 30.000 personel polisi untuk menjaga ketertiban umum.

Di Portugal, Perdana Menteri Luis Montenegro menyatakan bahwa belum ada bukti yang mengarah pada serangan siber sebagai penyebab mati listrik.

Namun, kemungkinan sabotase sempat mencuat, dan pemerintah kedua negara mengadakan rapat kabinet darurat untuk menangani situasi tersebut.

Mulai Pulih pada Malam

Hingga Senin malam, pemulihan listrik dilaporkan telah mencapai 61 persen dari total pasokan nasional di Spanyol.

Pemulihan dimulai secara bertahap, dimulai dari wilayah Basque dan Barcelona yang mendapat aliran listrik kembali pada sore hari, dan menyusul kota Madrid pada malam harinya.

Di Portugal, sekitar 750.000 pelanggan dilaporkan telah kembali mendapat pasokan listrik.

Dampak Pemadaman

Di Spanyol, pemadaman menyebabkan lumpuhnya jaringan kereta api nasional, sistem metro, serta layanan telepon dan internet.

Dampak serupa dirasakan di Portugal, termasuk ibu kota Lisbon yang masih belum mendapatkan pasokan listrik penuh hingga Selasa (29/4).

Operator kereta api Spanyol, Adif, menghentikan semua perjalanan kereta di seluruh negeri.

Selain itu, pembangkit listrik tenaga nuklir di Spanyol secara otomatis nonaktif sebagai bagian dari prosedur keselamatan, dan sistemnya dijaga tetap dalam kondisi aman dengan bantuan generator diesel.

Baca Juga:  Klasemen Argentina dan Portugal usai CR7 Pesta Gol, Messi dkk Lebih Unggul?

Kondisi tersebut menimbulkan kepanikan di berbagai kota. Di Madrid, masyarakat berebut menarik uang tunai dari ATM, antrean panjang terjadi di halte taksi dan bus, serta banyak warga yang berusaha mendapatkan sinyal ponsel di tengah gangguan layanan komunikasi.

Polisi turun tangan mengatur lalu lintas akibat lampu jalan yang tidak berfungsi, sementara 286 operasi penyelamatan dilaporkan dilakukan untuk evakuasi orang-orang yang terjebak di lift dan garasi.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending