Connect with us

Viral

2 Kelompok Pemuda Bentrok di Kemang, Bawa Senapan Laras Panjang

Dua kelompok pemuda terlibat bentrok di wilayah Kemang, Jakarta Selatan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 01t145347.846
Dua kelompok pemuda bentrok di Kemang, Jakarta Selatan | Gambar: Ig/@warungjurnalis

MPN Indonesia 1 Mei 2025 - Dua kelompok pemuda terlibat bentrok di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, dengan sejumlah pelaku membawa senjata laras panjang yang diduga merupakan senapan angin.

Insiden ini diduga kuat dipicu oleh sengketa lahan yang tengah berlangsung di lokasi kejadian.

“Hidup lagi susah-susahnya nih dua kelompok pemuda malah main perang-perangan. TKP Kemang, Jaksel,” tulis akun Instagram @warungjurnalis, Rabu (30/4).

Situasi Tampak Tegang

Dalam video yang beredar, terlihat dua kelompok saling menyerang. Satu kelompok bertahan di dalam rumah, sementara kelompok lainnya berada di luar rumah, tepatnya di pinggir jalan.

Situasi di lokasi tampak tegang, dengan batu dan benda keras lainnya berserakan di sekitar kelompok yang berada di jalan.

Kelompok dari dalam rumah melempari kelompok luar dengan batu dan benda tumpul, sementara kelompok di luar rumah membalas.

Mereka mengambil senjata laras panjang dari dalam sebuah mobil berwarna kuning, yang diduga merupakan senapan angin. Suara letusan tembakan terdengar di tengah kericuhan tersebut.

Polisi Amankan 19 Orang

Humas Polres Jakarta Selatan, Murodih memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian menerima laporan adanya bentrok antara dua kelompok.

Murodih mengatakan bahwa lokasi bentrok merupakan lahan kosong yang ditempati oleh pihak yang mengklaim sebagai ahli waris.

“Kita mendapat laporan telah terjadi bentrokan. Kebetulan memang di sana ada lahan kosong yang memang di sana ditempati oleh ahli waris,” ujar Murodih kepada wartawan.

Menurutnya, kericuhan terjadi setelah datangnya kelompok lain yang juga mengaku memiliki hak atas lahan tersebut.

Kehadiran kelompok tersebut memicu perlawanan dari pihak yang sudah menempati tanah.

Baca Juga:  Maling iPhone dan Laptop di Jagakarsa, Pelaku Gunakan Modus Numpang Nginap di Kosan Korban

“Ternyata setelah itu datang kelompok lain yang dia merasa memiliki kepemilikan. Sehingga, pada saat dia datang ada perlawanan dari pihak ahli waris yang menempati tanah,” katanya.

Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian. Hingga kini, sebanyak 19 orang telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang kita amankan sementara sudah 19 orang. Dan kepolisian tetap terus memproses orang-orang yang sudah diamankan,” pungkas Murodih.

(AKM/NID/RAD)

Trending