Connect with us

Politik

Prabowo Resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta

Prabowo resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Logompn

Published

on

Prabowo resmikan terminal khusus haji dan umrah di bandara soetta
Presiden Prabowo meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (4/5) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 5 Mei 2025 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta), Kota Tangerang, Provinsi Banten, Minggu (4/5).

Terminal ini diresmikan setelah rampungnya proses renovasi dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Saat tiba di terminal yang terdiri dari tiga lantai tersebut, Prabowo langsung meninjau fasilitas yang ada serta menyapa calon jemaah haji yang akan diberangkatkan.

Fokus Tingkatkan Pelayanan

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji dan umrah.

Ia menyadari bahwa banyak dari jemaah tersebut sudah lanjut usia, sehingga perlu perhatian dan penanganan ekstra dalam proses pemberangkatan dan kepulangan.

“Saudara-saudara kita paham dan mengerti bahwa jamaah haji kita telah menabung cukup lama, bahkan juga menunggu cukup lama,” kata Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden,

“Sehingga pemerintah kita, khususnya di bawah kepemimpinan saya, akan berusaha sekeras tenaga untuk memberi pelayanan terbaik,” sambungnya.

Berupaya Kurangi Ongkos Haji

Selain pelayanan, Prabowo juga menyoroti upaya pemerintah untuk menurunkan ongkos perjalanan haji.

Ia meminta Menteri Agama, Kepala Badan Urusan Haji, dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji untuk berkoordinasi secara intensif dalam mencari solusi agar biaya haji menjadi lebih terjangkau.

“Saya minta Menteri Agama, Kepala Badan Haji, tentunya dibantu Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji untuk koordinasi sebaik-baiknya, duduk bersama dan mencari solusi-solusi untuk mengurangi biaya haji,” katanya.

Terminal dengan Kapasitas Besar

Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang diresmikan ini dibangun dengan standar pelayanan internasional dan mampu menampung hingga 6,1 juta jemaah per tahun.

Baca Juga:  Ini Kata Istana soal Banyak Menteri Terima Bintang Mahaputera Utama meski Baru 10 Bulan Kerja

Prabowo menyebut bahwa terminal ini juga dirancang untuk melayani hingga 94 juta orang per tahun.

Ia menyatakan kebanggaannya atas fasilitas yang dinilai modern, luas, dan nyaman.

“Fasilitas ini bagus, modern, luas, nyaman dan kemampuan kapasitas ini juga cukup membanggakan. Ini saya kira sesuatu prestasi yang luar biasa,” ujar Prabowo.

Terminal tersebut dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung seperti masjid seluas 3.136 meter persegi, lounge umrah seluas 3.000 meter persegi, serta area parkir bus seluas 4.158 meter persegi yang langsung terhubung dengan area kedatangan terminal.

(AKM/NID/RAD)

Trending