Connect with us

Entertainment

Pandji Pragiwaksono Jadi Korban AI, Wajahnya Dipakai Promosi Judol

Pandji Pragiwaksono jadi korban penyalahgunaan AI usai wajahnya dimanipulasi untuk promosikan judol.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 06t104757.569
Pandji Pragiwaksono Jadi Korban AI | Gambar: Ig/@pandji.pragiwaksono

MPN Indonesia 6 Mei 2025 - Pandji Pragiwaksono jadi korban penyalahgunaan teknologi artificial intelligence (AI) ketika wajah dan suaranya dimanipulasi untuk mempromosikan judi online (judol).

Hal itu diungkap Pandji melalui akun X pribadinya. Ia mengatakan telah melaporkan banyak video serupa, namun tetap tidak dihapus oleh pihak platform.

“Ada puluhan video pake muka gue, semua direport berkali2 ga ilang2. ni judol bekingannya Galactus kali ya,” kata Pandji, dikutip MPN Indonesia dari X @pandji, Selasa (6/5).

Duduk Awal Perkara

Beberapa situs judi online diketahui menggunakan teknologi AI untuk membuat video yang menampilkan Pandji seolah-olah merekomendasikan platform judi tersebut.

Klarifikasi Pandji itu dilakukan dengan mengunggah ulang sebuah video berdurasi 34 detik yang awalnya diunggah akun X bernama WIM.

Dalam video tersebut, terlihat Pandji mengenakan baju biru dan kacamata seakan mempromosikan salah satu situs judi online.

“Kepada seluruh pemain judi, gue tegesin sekali lagi ke kalian, satu situs rekomendasi dari gue yang muter satu dua kali, langsung ngasih gede,” bunyi pernyataan dalam video tersebut.

Suara yang digunakan terdengar sangat mirip dengan ciri vokal asli Pandji Pragiwaksono, menambah kesan autentik pada video yang sebenarnya hasil rekayasa AI.

Buat Resah Netizen

Kasus yang menimpa Pandji Pragiwaksono menyoroti tantangan besar dalam mengatasi penyalahgunaan AI dalam industri digital, khususnya terkait promo judi online.

Penggunaan teknologi ini tidak hanya mencederai reputasi publik figur tetapi juga membuka celah bagi penyebaran informasi palsu yang dapat menipu masyarakat luas.

Hal tersebut pun mendapat banyak perhatian netizen dengan menunjukkan kekhawatirannya terhadap masyarakat yang bisa dengan mudah tertipu.

(ELG/NID/RAD)

Baca Juga:  Tak Banyak yang Tahu, Rizky Billar dan Lesti Kejora Adopsi Anak Pengidap Hidrosefalus sejak 6 Bulan Lalu

Trending