Connect with us

Olahraga

Reaksi Mengejutkan Fans Liverpool Saat Trent Alexander-Arnold Pamit

Trent Alexander-Arnold dicemooh fans saat main di Anfield usai umumkan hengkang dari Liverpool. Respons pro dan kontra warnai laga emosional kontra Arsenal.

Logompn

Published

on

Reaksi mengejutkan fans liverpool saat trent alexander arnold pamit
Bek Kanan Liverpool, Trent Alexander-Arnold. Gambar : Instagram/@trentarnold66

MPN Indonesia 13 Mei 2025 - Pertandingan antara Liverpool dan Arsenal di Anfield menjadi momen emosional bagi Trent Alexander-Arnold.

Bek kanan berusia 26 tahun itu tampil untuk pertama kalinya sejak mengumumkan akan meninggalkan Liverpool saat kontraknya habis pada Juni.

Real Madrid disebut sebagai klub yang kemungkinan besar akan menjadi pelabuhan barunya.

Namun, kehadiran Alexander-Arnold di lapangan justru menuai reaksi mengejutkan.

Saat masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, ia menerima sambutan beragam, mulai dari dukungan hingga cemoohan dari fans The Reds.

“Saya tidak percaya fans Liverpool mencemooh pemain mereka sendiri, saya mengerti bahwa beberapa dari kalian tidak senang dengan keputusannya, dll. Tetapi mencemooh Trent setelah dia menang banyak bersama kalian sungguh membingungkan! Tidak ada biaya sepeser pun,” tulis mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, di Twitter, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (13/5).

Rekan setimnya selama delapan tahun, Andy Robertson, juga menyayangkan reaksi suporter.

“Itu tidak menyenangkan. Dia pemain yang luar biasa dan orang yang luar biasa. Dia telah mendorong saya dan membuat saya menjadi pemain yang lebih baik. Warisannya akan selalu ada, dia telah melakukan banyak hal untuk klub ini,” ungkap Andy kepada Sky Sports.

Sementara itu, legenda klub Jamie Carragher menilai reaksi negatif suporter membuka ruang kritik yang tidak perlu.

Ia menekankan bahwa ketidakpuasan seharusnya disalurkan dengan cara yang lebih bijak.

Loyalitas Pemain Lokal Dipertanyakan Fans

Keputusan Alexander-Arnold untuk tidak memperpanjang kontrak langsung memicu perdebatan soal loyalitas dan kesalahan klub dalam menangani situasi.

Baca Juga:  Prediksi Skor Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

“Saya penggemar setia LFC yang membayar dan saya serta sebagian besar penggemar LFC menganggap ejekan itu memalukan. Jika ada yang salah, itu adalah kesalahan klub karena tidak memberinya kontrak baru musim lalu. Itu akan membuatnya ragu tentang masa depannya di sini, jadi dia perlu mempertimbangkan pilihannya” tulis seorang fans bernama Rob.

Namun, sebagian pendukung mencoba memahami keputusan sang pemain.

“Kami tidak senang dengan Coutinho ketika ia pergi dengan biaya transfer yang besar, kami tidak senang ketika Trent pergi dengan gratis. Pada akhirnya, bagi saya, ia telah memenangkan segalanya, ia telah memberikan segalanya, saya kecewa ia pindah tetapi itu wajar saja,” kata seorang fans bernama Matt.

Ben menambahkan, “Saya tidak akan mencemooh Trent tetapi dia dengan sengaja menghabiskan kontraknya dan meninggalkan Liverpool secara gratis, jadi saya dapat mengerti mengapa sebagian orang akan melakukannya.”

Meskipun begitu, kontribusi Alexander-Arnold selama 373 penampilannya tetap dikenang oleh mayoritas suporter yang menyadari besarnya peran pemain asal akademi itu.

Arne Slot Jelaskan Keputusan Mainkan Trent

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menjelaskan bahwa keputusannya memainkan Alexander-Arnold bukan karena sentimen perpisahan, melainkan alasan teknis.

“Cukup sederhana, jika saya ingin menang, saya akan mendatangkannya dan itulah yang saya lakukan. Bagi para penggemar, mereka berhak memiliki pendapat mereka sendiri,” ujarnya kepada BBC Match of the Day.

“Jika Conor Bradley tidak bisa melanjutkan dan saya punya Trent di bangku cadangan, maka saya memainkannya. Dia hampir membuat kami menang dengan dua atau tiga umpannya,” tambahnya.

Perpisahan yang Diwarnai Kritik dan Penghormatan

Mantan pemain Premier League, Chris Sutton, menyebut cemoohan terhadap Alexander-Arnold sebagai hal yang “memalukan.”

Baca Juga:  Aston Villa vs Real Sociedad 2-4: Emery Dapat PR Besar usai Lini Belakang Mudah Ditembus

“Apa salahnya? Dia telah memenangkan semua trofi dan ingin tantangan baru,” ujarnya.

Pundit Danny Murphy juga menyayangkan perpisahan yang terjadi dalam suasana negatif.

“Saya mengerti reaksi negatif, tapi saya tidak menyangka sebesar itu,” katanya.

Jamie Carragher menyoroti tekanan yang dihadapi pemain lokal seperti Trent.

“Para suporter percaya bermain untuk Liverpool adalah segalanya. Ketika kamu pemain lokal, seperti saya dan Trent, kamu dianggap tidak boleh lebih besar dari klub,” jelasnya.

Alexander-Arnold kini hanya memiliki dua pertandingan tersisa bersama Liverpool, melawan Brighton dan Crystal Palace, yang bisa menjadi kesempatan terakhir bagi fans untuk menunjukkan rasa hormat atau melanjutkan kontroversi yang telah membelah pendukung klub.

(AKM/NID/RAD) 

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending