Olahraga
Erick Thohir Kaget Komdis PSSI Hukum Yuran Fernandes Setahun
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku terkejut dengan keputusan Komdis PSSI yang hukum Yuran Fernandes.
MPN Indonesia 12 Mei 2025 - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku terkejut dengan keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang menjatuhkan hukuman larangan bermain selama satu tahun kepada bek PSM Makassar, Yuran Fernandes.
Pernyataan tersebut diungkapkan oleh anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, melalui unggahan di akun Instagram pada Sabtu (10/5).
“Komdis itu independen dan Pengurus PSSI tidak bisa intervensi Komdis. Mereka adalah pengadil yang independen, segala putusan itu hak mereka. Begitulah aturan main dalam sepak bola/FIFA,” kata Arya, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @arya.m.sinulingga.
“Sehingga tidak heran Ketum PSSI pun terkejut dengan putusan Komdis, krn sebelumnya Ketum PSSI sdh memaafkan Yura sebelum putusan Komdis, maka langkah terbaik yg disarankan Ketum adalah melakukan banding ke Komite Banding,” imbuhnya.
Duduk Perkara
Sebelumnya, hukuman tersebut dijatuhkan kepada Yuran setelah ia membuat pernyataan melalui media sosial, menyusul kekalahan PSM Makassar dari PSS Sleman dalam laga Liga Indonesia pada Sabtu (3/5).
Dalam unggahan tersebut, Yuran menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dan menyinggung soal dugaan korupsi dalam sepak bola Indonesia, bahkan menyarankan pemain asing yang serius bermain sepak bola untuk menghindari Indonesia.
“Sepakbola di Indonesia hanya candaan. Makanya level dan korupsinya akan tetap sama. Jika anda ingin menghasilkan uang, anda bisa datang ke Indonesia. Jika anda ingin bermain sepakbola serius, menjauhlah dari Indonesia,” kata Yuran di akun Instagram pribadinya, @yur4nfernandes.
Tak lama setelah unggahan tersebut, Yuran langsung menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf.
Erick Thohir Kesal
Menanggapi pernyataan Yuran, Erick Thohir sebelumnya sempat menanggapi dengan kesal. Ia menegaskan bahwa jika Yuran merasa menyesal bermain di Indonesia, maka sebaiknya tidak lagi bermain atau mencari nafkah di Indonesia.
“Dia (Yuran Fernandes) sudah meminta maaf, tapi kalau dia menyesali, jangan main di Indonesia. Main saja di luar negeri,” ujar Erick Thohir kepada wartawan.
“Kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main di sini. Main di tempat lain saja. Jangan cari makan di sini, berkarier di sini, jelek-jelekin liga kita,” imbuhnya.
PSM Makassar Ajukan Banding
Diketahui, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun serta denda sebesar Rp25 juta kepada Yuran Fernandes.
Keputusan ini diunggah oleh PSM Makassar melalui akun Instagram resmi klub @psm_makassar.
PSM mengaku kecewa dengan keputusan PSSI dan akan mengajukan banding. Selain itu, PSM juga mengatakan akan mendampingi Yuran.
“Atas sanksi ini, PSM Makassar akan mengajukan banding dan hadir bersama-sama Yuran Fernandes menghadapi situasi ini,” tulis @psm_makassar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
