Connect with us

Berita

Bejat! Guru Ngaji di Tangsel Cabuli 8 Muridnya

Guru ngaji di Kampung Maruga, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diduga lakukan pencabulan terhadap delapan muridnya yang masih di bawah umur.

Actress 1299250

Published

on

Bejat! Guru Ngaji di Tangsel Cabuli 8 Muridnya
Guru ngaji di Tangerang Selatan cabuli muridnya. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 1 Oktober 2024 - Seorang guru ngaji di Kampung Maruga, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diduga telah melakukan pencabulan terhadap delapan muridnya yang masih di bawah umur.

Kasus ini terungkap setelah beberapa korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Guru ngaji berinisial M, yang juga dikenal sebagai pengurus masjid di wilayah tersebut, kini sedang dalam penyelidikan kepolisian terkait tindakannya yang diduga melibatkan pelecehan seksual terhadap anak-anak di bawah asuhannya.

Kronologi Kejadian

Aksi pencabulan ini pertama kali diketahui pada (29/9), ketika beberapa korban melaporkan tindakan pelaku kepada ketua RT setempat.

Para korban, yang merupakan remaja perempuan, awalnya merasa tertekan oleh ancaman yang dilakukan oleh M.

Pelaku mengancam mereka agar tidak mengungkapkan tindakannya kepada siapapun.

Rahman, Ketua RW 04, mengungkapkan bahwa awalnya hanya tiga korban yang berani melapor, namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, jumlah korban bertambah menjadi delapan orang.

Menurut keterangan Rahman, pelaku menggunakan cara-cara manipulatif untuk melancarkan aksinya.

Selain mengancam, M juga menjanjikan sesuatu kepada para korban, yang akhirnya membuat mereka merasa terperangkap.

Pelaku dikenal sebagai seseorang yang memiliki peran penting di masjid setempat, selain sebagai guru ngaji, ia juga merupakan marbot masjid serta pemandi jenazah.

Pelaku bahkan mengklaim memiliki kemampuan supranatural, yang ia gunakan untuk mendekati para korban.

Laporan ke Polisi dan Tindak Lanjut

Pada Senin dini hari (30/9), para korban bersama orang tua mereka mendatangi Polres Tangerang Selatan untuk melaporkan tindakan M.

Selain itu, para korban juga diminta untuk menjalani visum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Laporan tersebut diterima oleh pihak kepolisian, dan hingga saat ini penyelidikan terus berlangsung.

Baca Juga:  Terjadi Kecelakaan di Tol Serpong, Satu Mobil Terbalik

Polisi sedang menggali lebih dalam mengenai modus operandi yang digunakan pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti terkait guna menuntaskan kasus ini.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaku diduga melakukan aksinya dengan cara memberikan minuman yang telah ia “doakan” kepada para korban.

Minuman tersebut diyakini membuat para korban tidak sadarkan diri, sehingga memudahkan pelaku untuk melakukan tindakan pencabulan.

Setelah itu, korban diancam agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain.

Reaksi Masyarakat

Kasus pencabulan ini mengejutkan warga Kampung Maruga. Pelaku yang selama ini dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan memiliki posisi sebagai guru ngaji, ternyata terlibat dalam tindakan kriminal yang keji.

Warga yang mendengar laporan dari para korban langsung bergerak bersama untuk mendukung proses hukum dan mendorong pengungkapan kasus ini dengan cepat.

Ketua RW 04, Rahman, menyampaikan bahwa setelah beberapa anak melapor, pihaknya segera mengambil tindakan dengan mengumpulkan para murid untuk mengetahui seberapa banyak anak yang menjadi korban.

Hal ini dilakukan agar para korban bisa mendapatkan dukungan dan perlindungan yang diperlukan selama proses hukum berjalan.

Pihak kepolisian Tangerang Selatan telah bergerak cepat dalam menangani laporan ini, dan diharapkan dapat segera menyelesaikan penyelidikan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum.

Trending