Connect with us

Viral

Baru Setahun Dibangun, Atap Plafon Puskesmas Perak Jombang Ambruk

Plafon Puskesmas Perak Jombang ambruk timpa pasien. Bangunan baru setahun digunakan

Logompn

Published

on

Baru setahun dibangun, atap plafon puskesmas perak jombang ambruk
Atap plafon Jombang ambruk. Gambar: Dok. Polsek Perak

MPN Indonesia 14 Mei 2025 - Atap plafon Puskesmas Perak di Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, ambruk pada Sabtu pagi (10/5), menimpa seorang pasien yang tengah dirawat.

Bangunan ini diketahui baru setahun diserahkan kepada pihak puskesmas setelah dibangun pada 2023.

Peristiwa di daerah ini memicu keprihatinan publik, terutama karena usia bangunan yang masih sangat baru.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ketika plafon berbahan hard board dengan ukuran 7×2 meter jatuh menimpa pasien penderita demam berdarah.

Korban yang saat itu sedang berada sendirian di ruang perawatan mengalami luka di pelipis akibat serpihan plafon.

“Pasien mengalami luka di bagian pelipis dekat mata. Luka bekas serpihan plafon itu sekitar 1 sentimeter. Luka pada pasien itu juga sudah langsung kami tangani,” ujar Kepala Puskesmas Perak, Oisatin kepada awak media pada Minggu (11/5).

Peristiwa berawal dari unggahan salah satu keluarga pasien di media sosial Facebook, meskipun postingan tersebut kini sudah tidak ditemukan.

Berdasarkan informasi tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Perak langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi ruang yang plafonnya ambruk.

Dugaan Penyebab dan Tanggapan Pihak Terkait

Kepala Puskesmas Perak, Oisatin, menyatakan bahwa malam sebelum kejadian terjadi hujan deras.

Ia menjelaskan bahwa plafon ambruk kemungkinan dipengaruhi oleh kelembaban tinggi akibat cuaca tersebut.

“Jumat malam itu hujan deras, sangat lebat. Lalu pada Sabtu pagi itu plafon ambrol, sekitar jam 06.00 WIB,” jelasnya.

Ia juga mengonfirmasi bahwa setelah kejadian, pasien langsung dirujuk ke RSUD Jombang untuk penanganan lebih lanjut.

Iptu Muhammad Supriyono, Kapolsek Perak, menuturkan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, penyebab plafon ambruk diduga karena penyangga yang tidak mampu menahan beban serta tingkat kelembaban yang tinggi.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Cipadu yang Hanguskan Gudang & 4 Ruko Tekstil

“Pasien mengalami luka karena tertimpa beberapa serpihan atap plafon yang ambrol,” ujarnya kepada wartawan pada Minggu (11/5).

Saat plafon runtuh, pasien berusaha menghindar. Namun, selang infus yang terpasang turut tertarik, sehingga menambah cedera pada korban.

Ruangan tempat kejadian telah dikosongkan untuk sementara waktu sambil menunggu proses perbaikan.

Polisi saat ini masih mendalami penyebab kerusakan lebih lanjut. Proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap potensi kelalaian atau cacat konstruksi yang menyebabkan peristiwa di daerah ini terjadi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending