Internasional
Lebih dari 400 Warga Myanmar Mengungsi ke Thailand usai Pemberontak Lancarkan Serangan
Lebih dari 400 warga Myanmar melarikan diri ke Thailand setelah pemberontak melancarkan serangan.
MPN Indonesia 16 Mei 2025 - Lebih dari 400 warga Myanmar melarikan diri ke wilayah Thailand pada Kamis (15/5) setelah kelompok pemberontak etnis minoritas melancarkan serangan drone terhadap markas militer junta di perbatasan.
Serangan terjadi sekitar pukul 04.45 waktu setempat di dekat Mae La, Provinsi Tak, sekitar 400 km barat laut dari Bangkok.
Dikutip MPN Indonesia dari CNA, serangan ini menyebabkan gelombang pengungsian mendadak, memaksa ratusan orang mencari perlindungan di sisi Thailand.
Ada Dua Kelompok yang Berontak
Kelompok bersenjata yang terlibat dalam serangan ini adalah Tentara Pembebasan Nasional Karen (Karen National Liberation Army) dan Organisasi Pertahanan Nasional Karen (Karen National Defence Organisation).
Keduanya menggunakan drone tak berawak untuk membombardir pos militer milik junta Myanmar, menurut pernyataan militer Thailand.
Warga Myanmar yang mengungsi sementara ditempatkan di kuil dan biara terdekat, sementara patroli militer Thailand di perbatasan ditingkatkan sebagai langkah antisipasi.
Kudeta Militer Myanmar
Kudeta militer Myanmar pada 2021 memicu perang saudara yang meluas, melibatkan militer junta melawan berbagai kelompok pro-demokrasi dan milisi etnis bersenjata.
Salah satu titik konflik utama adalah wilayah perbatasan, yang dianggap strategis karena mengendalikan jalur distribusi logistik dan potensi sumber pendanaan.
Serangan drone terbaru menjadi salah satu indikasi meningkatnya kecanggihan taktik militer kelompok pemberontak, yang sebelumnya lebih dikenal dengan perlawanan darat konvensional.
Berdasarkan data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 81.000 warga Myanmar kini hidup sebagai pengungsi atau pencari suaka di Thailand.
Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya ketegangan dan operasi militer di perbatasan.
Thailand Waspada
Situasi ini juga mendorong keterlibatan tidak langsung dari Thailand, terutama dalam pengelolaan pengungsi dan pengamanan wilayah perbatasan, meskipun belum ada tanda-tanda intervensi militer langsung dari pihak Thailand terhadap konflik di Myanmar.
Militer Thailand menegaskan bahwa para pengungsi saat ini telah diberikan tempat tinggal sementara di fasilitas keagamaan di sekitar Mae La.
Pemerintah Thailand juga memperkuat pengawasan di sepanjang garis perbatasan untuk mencegah kemungkinan eskalasi konflik meluas ke wilayah negaranya.
Meskipun Thailand belum mengambil sikap intervensi militer aktif, penambahan personel di perbatasan menandakan kewaspadaan tinggi terhadap perkembangan terbaru di Myanmar.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
