Connect with us

Teknologi

iPhone 17 Air Diprediksi Punya Baterai 2.800mAh, Apakah Ini Cukup?

iPhone 17 Air dikabarkan hadir dengan desain ultra-tipis dan baterai 2.800mAh, picu kekhawatiran soal daya tahan meski dukung teknologi baterai baru.

Logompn

Published

on

Iphone 17 air diprediksi punya baterai 2.800mah, apakah ini cukup
Ilustrasi iPhone 17 Air. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 Mei 2025 - Apple dikabarkan akan merilis iPhone 17 Air dengan kapasitas baterai hanya 2.800mAh, berdasarkan informasi dari sampel produksi massal yang dibocorkan oleh leaker yeux1122 di platform Naver.

Perangkat ini dirancang sangat tipis dengan ketebalan hanya 5,5 mm dan berat sekitar 145 gram, menjadikannya salah satu model iPhone paling ringan sejauh ini.

Informasi ini memicu kekhawatiran apakah kapasitas baterai tersebut mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari pengguna smartphone modern.

Jika dibandingkan dengan model iPhone saat ini, kapasitas 2.800mAh tergolong kecil.

Sebagai perbandingan, iPhone 16 memiliki baterai 3.561mAh dan iPhone 16 Pro Max mencapai 4.685mAh.

“Itu berarti iPhone 17 Air akan mengalami pengurangan baterai sekitar 20% dari iPhone standar, dan sekitar 40% dari iPhone dengan ukuran layar serupa,” tulis 9to5Mac, seperti dikutip MPN Indonesia melalui laman Forbes pada Senin (19/5).

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai durasi penggunaan perangkat dalam sekali pengisian.

Kapasitas baterai yang lebih kecil kemungkinan besar merupakan konsekuensi dari desain ultra-tipis yang diusung Apple pada iPhone 17 Air.

Dengan ruang internal yang lebih sempit, Apple harus melakukan pengorbanan, termasuk pada ukuran baterai.

Namun, ada kemungkinan Apple menggunakan teknologi baterai silikon-anoda yang diklaim dapat meningkatkan kapasitas aktual hingga 15%–20%, menurut yeux1122.

“Ada kemungkinan memasang baterai berkepadatan tinggi dengan ukuran sel 2.800mAh (kapasitas aktual meningkat 15–20%),” jelasnya.

Strategi Desain Ultra Tipis dan Implikasi Teknis

Apple tampaknya berusaha menonjolkan iPhone 17 Air sebagai perangkat premium dengan desain ramping dan ringan.

Ketebalan 5,5 mm yang dirumorkan menjadikannya lebih tipis daripada Galaxy S25 Edge yang berada di angka 5,8 mm, jika tidak menghitung tonjolan kamera.

Baca Juga:  Dampak Tarif Trump, Apple Genjot Produksi iPhone di India untuk Pasar AS

Bobotnya yang hanya 145 gram bahkan mendekati iPhone 13 mini (141 gram), menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat ringan.

Namun, desain ini memerlukan inovasi teknis besar, termasuk miniaturisasi papan logika dan efisiensi penggunaan ruang internal.

Menurut laporan, Apple kemungkinan memanfaatkan baterai silikon-anoda untuk mengatasi keterbatasan fisik perangkat yang sangat tipis.

Teknologi ini dikabarkan mampu meningkatkan kapasitas efektif meskipun dimensi baterai tetap kecil.

Selain itu, pengoptimalan sistem operasi iOS 19 disebut-sebut akan membantu memperpanjang umur baterai dengan efisiensi perangkat lunak.

Meskipun demikian, beberapa sumber menyebut bahwa kapasitas 2.800mAh tetap jauh dari cukup bila dibandingkan dengan kebutuhan daya rata-rata pengguna aktif saat ini.

Potensi Solusi dan Risiko terhadap Pengalaman Pengguna

Muncul pula spekulasi mengenai kemungkinan Apple menghidupkan kembali aksesori battery case sebagai solusi atas keterbatasan daya.

AppleInsider menyebutkan bahwa “penambahan baterai eksternal dalam casing yang lebih tebal bisa menjadi solusi bagi konsumen yang ingin perangkat lebih baik tanpa mengorbankan daya tahan baterai.”

Namun, solusi ini bertentangan dengan konsep desain tipis iPhone 17 Air, yang justru menjadi daya tarik utama.

Meski belum dirilis resmi, perbandingan historis menunjukkan bahwa kapasitas baterai serupa hanya pernah digunakan pada iPhone 12 dan 12 Pro, yang juga memiliki kapasitas 2.815mAh pada layar 6,1 inci.

“Tak satupun dari ponsel tersebut memiliki daya tahan baterai luar biasa, tapi setidaknya tidak buruk,” ungkap 9to5Mac dalam analisanya.

Sementara itu, sebagian pihak menyuarakan kekhawatiran bahwa iPhone 17 Air akan membawa harga premium namun tanpa fitur premium seperti UWB 5G dan hanya satu kamera.

Kritik ini menyoroti kemungkinan ketimpangan antara harga dan fitur, serta konsekuensi desain terhadap kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Bocoran Spesifikasi iPhone 18 Pro dan iPhone Fold, yang Dikabarkan bakal Rilis September 2026!

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending