Connect with us

Viral

Sound Horeg Ambruk di Bondowoso, Siswi SMA jadi Korban

Sound horeg roboh saat arak-arakan Imtihanan di Bondowoso, timpa siswi SMA dan anak 9 tahun. Polisi imbau penyelenggara utamakan keselamatan publik.

Logompn

Published

on

Sound horeg ambruk di bondowoso, siswi sma jadi korban
Sound Horeg Ambruk di Bondowoso, Siswi SMA jadi Korban. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@explorejawatimuran

MPN Indonesia 19 Mei 2025 - Insiden kecelakaan terjadi dalam prosesi Imtihanan di Desa Sumber Anyar, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (18/5).

Sebuah instalasi sound horeg setinggi lima meter roboh dan menimpa peserta arak-arakan.

Salah satu korban adalah Nadia Friska Maulani Dewi (17), siswi SMA asal Desa Penanggungan, Kecamatan Maesan.

Ia tertimpa bagian atas perangkat speaker dan mengalami luka serius.

“Sound-nya yang paling atas nyangkut ke ranting pohon, lalu jatuh mengenai kru,” ujar Kapolsek Jambesari Darus Sholah, Iptu Sumanto, kepada wartawan pada Senin (19/5).

Selain Nadia, seorang anak laki-laki bernama Firmansyah (9) dari Desa Pucang Anom juga menjadi korban dan harus menjalani perawatan medis.

Rangkaian Peristiwa: Terjebak Ranting, Speaker Jatuh

Peristiwa bermula saat perangkat sound horeg yang ditarik melalui jalan desa tersangkut ranting pohon.

Susunan speaker besar di bagian atas pun terlepas dan jatuh ke arah peserta di belakangnya.

Video amatir kejadian ini tersebar luas di media sosial. Dalam video terlihat rombongan anak-anak mengikuti arak-arakan, termasuk Nadia yang mengenakan pakaian putih sebelum akhirnya tertimpa alat tersebut.

Tidak Ada Izin atau Pemberitahuan

Kapolsek Iptu Sumanto mengungkapkan bahwa panitia tidak memberikan pemberitahuan kepada kepolisian terkait penggunaan sound horeg.

Ia menegaskan pentingnya antisipasi terhadap potensi bahaya, terutama di jalur desa yang banyak pohon rindang.

“Karena di sini kan banyak ranting. Itu bisa jadi penghalang dan membahayakan,” jelasnya.

Kondisi Korban Mulai Membaik

Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Jambesari Darus Sholah.

Baca Juga:  Viral! Mobil Tabrak Pedagang Bakso di Kediri hingga Gerobak Hancur

Petugas medis, Ginanjar, menyebutkan Nadia mengalami luka robek di kepala yang memerlukan tujuh jahitan serta pembengkakan di tangan.

Firmansyah juga mengalami luka serupa. Nadia sendiri mengaku masih merasakan nyeri.

“Bagian kepala dijahit, tujuh jahitan. Di tangan juga bengkak,” ungkapnya.

Polisi Imbau Perhatian Keamanan Acara Komunitas

Polisi mengingatkan pentingnya pengawasan teknis dalam setiap kegiatan komunitas, terutama saat menggunakan alat berukuran besar.

Minimnya antisipasi terhadap kondisi jalur dinilai menjadi penyebab utama insiden ini.

Kapolsek juga meminta agar setiap kegiatan serupa ke depan melibatkan koordinasi dengan pihak berwenang.

“Jangan sampai karena lalai, justru membahayakan warga sendiri,” tutupnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending