Connect with us

Politik

Bimo Wijayanto Temui Prabowo di Istana di Tengah Isu Dirjen Pajak Baru

Bimo Wijayanto temui Presiden Prabowo di Istana, di tengah spekulasi penunjukannya sebagai Dirjen Pajak menggantikan Suryo Utomo.

Logompn

Published

on

Bimo wijayanto temui prabowo di istana di tengah isu dirjen pajak baru
Bimo Wijayanto dalam Konferensi Pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (20/5). Gambar : Binti M/IMG

MPN Indonesia 21 Mei 2025 - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Bimo Wijayanto di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (20/5).

Pertemuan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah rumor kuat bahwa Bimo akan ditunjuk sebagai Direktur Jenderal Pajak menggantikan Suryo Utomo.

Bimo tiba sekitar pukul 12.30 WIB mengenakan batik. Saat ditanya soal kemungkinan dirinya menjadi Dirjen Pajak, ia hanya menjawab singkat.

“Ya ditunggu saja. Ini dipanggil (Presiden Prabowo). Tunggu saja. Tunggu saja,” ujarnya kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Spekulasi Pengisian Jabatan Eselon I

Kunjungan Bimo bertepatan dengan kabar perombakan pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk posisi Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai.

Sejumlah sumber dari lingkungan pemerintahan menyebutkan bahwa Bimo memang diproyeksikan menempati posisi strategis di Direktorat Jenderal Pajak, meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara pun menegaskan bahwa informasi pengangkatan pejabat akan diumumkan pada waktunya.

“Pasti diumumkan. Ada saatnya diumumkan. Nanti akan diumumkan,” ujarnya di Gedung DPR RI.

Rekam Jejak Bimo Wijayanto

Bimo sebelumnya menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden, dan memiliki pengalaman sebagai Asisten Deputi Investasi Strategis di Kemenko Marves yang dipimpin Luhut Binsar Pandjaitan.

Pengalamannya di bidang strategis pemerintahan dan investasi dinilai sejalan dengan agenda reformasi perpajakan nasional.

Ia juga dianggap memahami kebijakan fiskal yang berkaitan langsung dengan penguatan sistem perpajakan.

Meski belum ada konfirmasi resmi, sejumlah informasi menyebutkan bahwa Bimo telah memastikan akan bergabung dengan Kemenkeu untuk berkontribusi dalam pembenahan sistem perpajakan.

Baca Juga:  Qatar dan Abu Dhabi Beri Bantuan Presiden Prabowo Bangun 7 Juta Rumah di Indonesia

Momentum Perombakan dan Strategi Fiskal

Wacana perombakan pejabat tinggi di Kementerian Keuangan mencuat seiring upaya memperkuat struktur fiskal nasional.

Pemerintah saat ini tengah menyempurnakan sistem perpajakan, termasuk penguatan kapasitas lembaga pemungut pajak.

Dalam konteks tersebut, posisi Dirjen Pajak menjadi krusial. Kunjungan Bimo ke Istana dinilai sebagai sinyal bahwa Presiden Prabowo tengah menyusun strategi fiskal jangka panjang, dengan memilih figur kuat untuk mengisi posisi kunci.

(AKM/NID/RAD)

Trending