Connect with us

Berita

Kemdiktisaintek Buka Suara usai AS Hentikan Penerbitan Visa Mahasiswa Asing

Kemdiktisaintek menanggapi kebijakan AS yang menghentikan sementara penerbitan visa bagi mahasiswa asing.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 29t161705.562
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie | Gambar: Ig/@kemdiktisaintek.ri

MPN Indonesia 29 Mei 2025 - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menanggapi kebijakan terbaru Amerika Serikat (AS) yang menghentikan sementara penerbitan visa bagi mahasiswa asing.

Kebijakan visa tersebut mencakup visa F, M, dan J, yang umumnya digunakan untuk program pertukaran pelajar dan kunjungan pendidikan.

Imbau Mahasiswa RI Tak Keluar AS

Kemdiktisaintek menghimbau mahasiswa Indonesia di AS yang memegang visa tersebut agar tidak meninggalkan wilayah Amerika Serikat hingga ada kepastian dari otoritas setempat.

Kemdiktisaintek menilai kebijakan AS akan berdampak langsung terhadap jenjang pendidikan mahasiswa Indonesia di AS.

“Kami merekomendasikan untuk tidak bepergian keluar wilayah Amerika Serikat hingga ada kepastian lebih lanjut,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @kemdiktisaintek.ri, Kamis (29/5).

“Untuk adik-adik dan rekan-rekan yang telah menerima Letter of Acceptance dan beasiswa dari Kemdiktisaintek, kami sedang mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kelanjutan studi kalian,” imbuhnya.

Upaya Pemerintah

Sebagai bagian dari respons atas kebijakan tersebut, Kemdiktisaintek tengah menyiapkan sejumlah alternatif agar mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa gangguan signifikan.

Stella menjelaskan bahwa kementerian sedang menjajaki peluang kerja sama dengan perguruan tinggi unggulan di negara lain sebagai solusi jangka pendek dan menengah.

Opsi lain yang tengah dikembangkan adalah penyediaan jalur pendidikan tinggi dalam negeri di kampus-kampus unggulan yang memenuhi standar internasional.

“Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di bawah kepemimpinan Pak Menteri Brian Yuliarto terus bekerja keras dan bergerak cepat untuk mengutamakan kelanjutan studi kalian,” jelas Stella.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Perundingan Tarif RI-AS Dibahas, Prabowo Ingin Solusi Win-Win

Trending