Berita
Kapolri Lepas 700 Buruh Terdampak PHK untuk Kembali Bekerja
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas 700 buruh terdampak PHK untuk bekerja di perusahaan baru.
MPN Indonesia 13 Juni 2025 - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melepas sebanyak 700 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk bekerja di tempat baru.
Pelepasan ini berlangsung di Gedung Rupattama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/6).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
“Jadi hari ini menindaklanjuti perintah Bapak Presiden, kami bersama-sama dengan rekan-rekan dari serikat buruh, khususnya yang di bawah desk ketenagakerjaan yang sehari-hari didampingi oleh Pak Andi Gani dan kawan-kawan, berusaha untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan keindustrian,” ujar Sigit kepada wartawan pada Kamis (12/6).
Dalam pelaksanaan program ini, Polri mengatur kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk memfasilitasi para buruh yang terdampak pemecatan agar dapat memperoleh pekerjaan baru.
“Kemudian kita atur kolaborasi untuk mencari dan mempersiapkan mereka, untuk kemudian bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang baru. Hari ini secara bertahap kita berangkatkan 700, dan mungkin nanti ke depan akan ada kurang lebih 1.000 lagi,” jelas Sigit.
Kolaborasi Polri dan Serikat Buruh
Program pelepasan buruh terdampak PHK ini dilaksanakan melalui kolaborasi intensif antara Polri, serikat buruh, dan perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit menegaskan bahwa para buruh yang dilepas akan dipekerjakan di dua perusahaan, yakni PT IDS dan PT Tah Shung Hung.
“Di mana tentunya ini menjadi kabar yang baik bagi kita di tengah dinamika global yang ada. Ini tentunya menjadi kabar yang baik untuk rekan-rekan, khususnya yang memiliki pekerjaan yang hampir mirip, dan itu karena juga perusahaan padat karya,” kata Sigit.
Lebih lanjut, Kapolri juga berharap agar kolaborasi ini terus berkembang dan semakin banyak membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Harapan kita kolaborasi ini bisa terus berlanjut, dan kami minta desk ketenagakerjaan yang beberapa waktu lalu sudah kita latih bersama. Saat ini ada 2.600 yang kita siapkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan industrial,” ungkap Sigit.
Harapan Berkelanjutan untuk Penyelesaian Masalah Industrial
Dengan adanya desk ketenagakerjaan yang telah dibentuk dan dilatih, Polri menargetkan dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan secara lebih efektif.
Desk ini berperan sebagai fasilitator untuk menghubungkan buruh yang terdampak PHK dengan perusahaan yang membuka lapangan kerja.
“Dan harapan kita bisa menuntaskan dari permasalahan buruhnya sampai mengkomunikasikan sehingga mereka bisa mendapatkan lapangan kerja yang baru. Mungkin itu yang bisa disampaikan. Tentunya selamat bekerja di tempat yang baru bagi teman-teman yang bergabung dalam serikat buruh,” tutup Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
