Connect with us

Berita

Anak Korban Penyiksaan Ayah yang Ditemukan di Jaksel Jalani Operasi Tulang

Anak perempuan berusia tujuh tahun yang menjadi korban penyiksaan menjalani operasi tulang di RS Polri Kramat Jati.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 14t143953.155
Anak Korban Penyiksaan Ayah yang Ditemukan di Jaksel Jalani Operasi Tulang | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 15 Juni 2025 - Seorang anak perempuan korban penyiksaan berinisial M (7) yang ditemukan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjalani operasi tulang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tindakan medis ini dilakukan menyusul kondisi medis serius yang dialami korban akibat dugaan kekerasan oleh ayah kandungnya.

“Rencana pagi ini operasi tulang lengan kanan. Operasi oleh dr. Zarkasih SpOT. Pasien masih di ruang operasi,” jelas Kabag Humas RS Polri Kramat Jati AKBP Firdaus kepada wartawan, Sabtu (14/6).

Kronologi Penemuan Korban

Kondisi M saat ditemukan sangat memprihatinkan. Tubuhnya penuh luka, termasuk patah tulang, bekas luka bakar di wajah, anemia berat, infeksi tulang, serta mengalami gizi buruk.

Bocah tersebut awalnya ditemukan oleh warga di area Pasar Kebayoran Lama dalam kondisi tertidur.

Petugas Satpol PP yang berpatroli kemudian mengevakuasi korban setelah melihat kondisinya yang penuh luka.

M mengaku telah disiksa oleh ayahnya, yang diduga telah membuangnya dan belum ditemukan hingga saat ini.

Sebelumnya, M dirujuk dari RSUD Kebayoran Lama ke RS Polri sejak Kamis (12/6). Dalam upaya penanganan intensif, enam dokter telah disiapkan untuk menangani perawatan medis terhadap korban.

Penanganan Intensif

Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes dr. Erwin Zainul Hakim, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan tim medis dari berbagai bidang untuk memastikan penanganan maksimal terhadap korban.

M kini dirawat di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Polri.

“Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri, atas arahan pimpinan, telah menyiapkan hampir enam dokter secara berkolaborasi, untuk perawatan ini bisa maksimal,” ujar Erwin.

Tim medis menemukan sejumlah kondisi medis serius berdasarkan pemeriksaan awal.

Baca Juga:  Soal Peluang jadi Tersangka di Kasus Ijazah Jokowi, Abraham Samad: Saya Akan Lawan!

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan beberapa kondisi medis serius, antara lain patah tulang pada lengan kanan, dugaan infeksi tulang, gizi buruk, anemia berat, dan bekas luka bakar di area wajah,” lanjut Erwin.

Perkembangan Kondisi Korban

Perkembangan kondisi M menunjukkan peningkatan. Salah satu indikator adalah peningkatan kadar hemoglobin (HB) dalam darahnya.

“Alhamdulillah sudah ada perkembangan. Perkembangan HB awal 5, saat ini sudah 9,” terang Firdaus.

Namun, proses pemulihan masih terus berjalan mengingat parahnya luka yang diderita anak tersebut.

(AKM/NID/RAD)

Trending