Connect with us

Internasional

Joe Biden Perintahkan untuk Tidak Serang Fasilitas Nuklir Iran Bila Ingin Balas Dendam

Biden menyatakan bahwa Israel berhak merespons serangan Iran, tetapi harus dengan tindakan yang tidak memperburuk situasi.

Adinda

Published

on

Joe Biden Perintahkan untuk Tidak Serang Fasilitas Nulir Iran Bila Ingin Balas Dendam
Serangan Balasan Iran terhadap Israel. Gambar : Instagram/@joebiden

MPN Indonesia 3 Oktober 2024 - Pada Rabu (2/10), Presiden Amerika Serikat Joe Biden menegaskan bahwa, sebagai serangan balas dendam,  ia tidak mendukung serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.

Pernyataan ini datang setelah Iran meluncurkan serangkaian serangan terhadap Israel.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah ia mendukung Israel dalam melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, Biden dengan tegas menjawab, “Tidak.”

Meski demikian, ia mengakui bahwa Israel memiliki hak untuk merespons serangan Iran, asalkan tindakan tersebut proporsional.

Biden menyatakan bahwa diskusi dengan Israel mengenai langkah-langkah balasan sudah dilakukan, tetapi tindakan balasan yang tidak terkendali dapat memperburuk situasi yang sudah genting.

“Saya rasa kami semua sepakat bahwa mereka memiliki hak untuk merespons, tetapi respons tersebut harus dilakukan secara proporsional,” ungkap Biden sebelum berangkat ke North Carolina.

Selain itu, ia juga mengindikasikan bahwa sanksi tambahan akan dikenakan terhadap Iran.

Serangan Iran

Serangan Iran pada Selasa (1/10) dilaporkan sebagai bentuk balasan atas pembunuhan beberapa tokoh penting, termasuk Ismail Haniyeh dari Hamas, Hassan Nasrallah dari Hizbullah, dan seorang komandan Garda Revolusi Iran.

Dalam serangan tersebut, Iran meluncurkan sekitar 180 misil yang menghantam wilayah Israel.

Menanggapi serangan ini, Israel berjanji akan memberikan balasan yang tepat. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Iran telah melakukan kesalahan besar dan akan membayar harganya.

Meskipun demikian, Israel menekankan bahwa respons mereka akan dikoordinasikan dengan Amerika Serikat terlebih dahulu, untuk menghindari eskalasi lebih lanjut yang dapat menyebabkan krisis regional yang lebih luas.

Media Israel melaporkan bahwa pertimbangan ini juga didorong oleh situasi politik di Amerika Serikat, khususnya terkait pemilihan presiden yang akan datang pada bulan November.

Baca Juga:  Komnas HAM Ungkap Polri jadi Institusi Paling Banyak Diadukan soal Dugaan Pelanggaran HAM

Koordinasi Internasional dan Komitmen AS

Setelah serangan Iran, Joe Biden juga mengoordinasikan langkah bersama dengan para pemimpin G7.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Gedung Putih, Biden dan para pemimpin G7 dengan tegas mengutuk tindakan Iran.

Gedung Putih menekankan bahwa sikap Biden menggarisbawahi komitmen kuat AS terhadap keamanan Israel, seraya menekankan pentingnya tindakan yang proporsional dalam merespons krisis yang sedang berlangsung.

Posisi Israel dan Tantangan Eskalasi

Israel, di bawah kepemimpinan Netanyahu, telah memutuskan untuk merespons serangan Iran secara tegas, namun tetap mempertimbangkan koordinasi dengan Washington sebelum melakukan serangan lebih lanjut.

Saluran televisi publik Kan melaporkan bahwa Israel berusaha menjaga agar respons yang diberikan tidak menyebabkan eskalasi konflik yang lebih luas, khususnya untuk menghindari perang regional.

Di tengah perdebatan mengenai respons yang tepat, Kepala Staf Militer Israel, Jenderal Herzi Halevi, menegaskan bahwa militer Israel siap untuk merespons serangan Iran dengan kekuatan penuh.

“Kami akan merespons; kami tahu bagaimana menemukan target penting; kami tahu cara menyerang dengan akurat dan kuat,” tegas Halevi.

Meskipun begitu, banyak pihak yang khawatir bahwa serangan balasan dari Israel, khususnya jika menyasar fasilitas nuklir Iran, dapat memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut.

Wakil Menteri Luar Negeri AS, Kurt Campbell, menyatakan bahwa pemerintah AS tengah bekerja keras untuk menyelaraskan posisinya dengan Israel dalam menangani serangan Iran, sembari mengakui bahwa situasi di Timur Tengah sangat rentan terhadap eskalasi yang lebih besar.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending