Connect with us

Politik

Gibran Targetkan Swasembada Gula Nasional Tercapai Paling Lambat 2027

Gibran Rakabuming menargetkan pencapaian swasembada gula nasional paling lambat pada 2027.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 24t110755.901
Gibran Rakabuming saat hadiri panen raya dan tanam tebu di Kebun Tebu Jolondoro, Banyuwangi | Gambar: wapresri.go.id

MPN Indonesia 24 Juni 2025 - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pencapaian swasembada gula nasional paling lambat pada 2027.

Hal ini disampaikan Gibran dalam sambutannya pada kegiatan Panen Raya dan Tanam Tebu Perdana di Kebun Tebu Jolondoro, Banyuwangi, Senin (23/6).

Dalam kesempatan tersebut, Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa target swasembada gula adalah bagian dari prioritas utama kebijakan pemerintah.

“Targetnya tahun depan sudah swasembada ya Pak ya. Oke, paling lambat 2027. Jadi ini akan kita kejar dan insyaAllah nanti hasilnya bisa seperti beras, harganya baik, semua bisa diuntungkan,” kata Gibran, dikutip MPN Indonesia dari laman Wapres RI.

“Ini komitmen dari pemerintah, komitmen dari Pak Presiden Prabowo untuk swasembada pangan ini benar-benar menjadi fokus utama. Jadi mohon kerja sama dari Bapak-Ibu semua,” imbuhnya.

Strategi Peningkatan Produktivitas

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menjelaskan bahwa upaya mencapai swasembada gula nasional memerlukan peningkatan produktivitas dan rendemen tebu.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya kualitas varietas tebu dan kondisi tanaman yang banyak memerlukan peremajaan.

Untuk mengatasi masalah ini, PT Sinergi Gula Nusantara mendorong percepatan program peremajaan tebu dengan pelatihan khusus bagi petani serta penguatan sistem kemitraan.

“Kami sudah melakukan pembangunan platform ekosistem tebu rakyat melalui platform digital. Di situ ada pengajuan KUR, ada marketplace, ada layanan pupuk dan servis lainnya, agar lebih praktis dan transparan,” kata Mahmudi.

“Bahkan pemantauan tebu rakyat kini bisa dilakukan melalui satelit, untuk melihat kesehatan tanaman dan progres pekerjaannya,” imbuhnya.

Capaian Kebun Tebu Jolondoro

Produktivitas Kebun Tebu Jolondoro yang menjadi lokasi kegiatan panen raya menunjukkan peningkatan signifikan.

Baca Juga:  Pemprov Jakarta akan Gelar Jobfest pada 19-20 Agustus Mendatang, 2.000 Loker Siap Dibuka

Pada 2023 produktivitas tebu mencapai 69 ton per hektare, meningkat menjadi 97 ton per hektare pada 2024, dan ditargetkan mencapai 108 ton per hektare pada 2025.

Program kemitraan dengan petani di Banyuwangi dan Jember juga terus dikembangkan dengan total lahan yang dikelola bersama mencapai 1.307,48 hektare.

Kontribusi petani rakyat terhadap pasokan bahan baku Pabrik Gula Glenmore juga menunjukkan peningkatan, dari 9,9% pada 2023 menjadi 12% pada 2025.

Beri Bantuan

Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendukung swasembada gula, Gibran Rakabuming Raka menyaksikan penyerahan bantuan simbolis kepada para petani.

Bantuan yang disalurkan mencakup pompa air irigasi senilai Rp15 juta per petani, Kredit Usaha Rakyat (KUR) rata-rata Rp100 juta per petani, serta bibit tebu sebanyak 100 ton per hektare per petani.

Pada kegiatan ini, Gibran didampingi oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, serta Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy M. Mauna.

(AKM/NID/RAD)

Trending