Connect with us

Teknologi

China Sukses Uji Coba Implan Chip ke Otak untuk Kendali Perangkat dengan Pikiran

China uji coba chip otak pada pasien lumpuh, memungkinkan kendali perangkat lewat pikiran. Teknologi BCI ini targetkan komersialisasi pada 2028.

Logompn

Published

on

Usai as, kini china uji coba chip ke otak manusia
Ilustrasi Implan Chip di Otak Manusia. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 24 Juni 2025 - China resmi menjadi negara kedua setelah Amerika Serikat yang berhasil melakukan uji coba klinis implan chip di otak manusia.

Teknologi ini memungkinkan pengguna mengendalikan perangkat eksternal hanya dengan kekuatan pikiran.

Uji coba dilakukan pada Maret 2025 oleh ilmuwan dari Shanghai Center of Excellence in Brain Science and Intelligent Technology (CEBSIT), yang berada di bawah naungan Chinese Academy of Sciences.

Chip Brain-Computer Interface (BCI) nirkabel ditanamkan pada pasien penderita tetraplegia atau kelumpuhan pada keempat anggota tubuh.

Pasien Mampu Kendalikan Perangkat Digital dengan Pikiran

Setelah menjalani pelatihan pasca-operasi selama beberapa minggu, pasien berhasil menggunakan pikirannya untuk mengendalikan berbagai program.

“Pasien mampu mengendalikan permainan balap, catur, dan program lain dengan pikirannya,” tulis laporan Global Times yang dikutip MPN Indonesia dari laman Bloomberg, Selasa (24/6).

Implan chip ini dipasang melalui prosedur bedah minimal invasif untuk meminimalkan risiko medis. Proyek ini juga melibatkan kolaborasi dengan Huashan Hospital dari Fudan University.

Bersaing Ketat dengan Amerika Serikat

Keberhasilan ini menempatkan China sejajar dengan Amerika Serikat dalam pengembangan teknologi BCI berbasis kecerdasan buatan.

Sebelumnya, AS telah lebih dulu memimpin lewat proyek Neuralink milik Elon Musk dan Precision Neuroscience yang baru-baru ini mendapat persetujuan dari FDA.

Precision Neuroscience dikenal mengembangkan implan otak yang lebih minim invasif dibandingkan teknologi milik Neuralink.

Target Komersialisasi pada 2028

Pemerintah China dikabarkan tengah mempertimbangkan persetujuan sistem BCI untuk penggunaan komersial pada 2028.

Langkah selanjutnya dalam riset ini adalah memungkinkan pasien menggunakan lengan robotik hanya dengan kendali pikiran, seperti untuk mengambil cangkir atau melakukan gerakan kompleks lainnya.

Baca Juga:  Kurikulum AI Mulai Dilirik untuk SMK, Tenaga Pendidik Soroti Akses Teknologi dan Sumber Daya

Teknologi BCI dan Potensi Penggunaannya

BCI adalah sistem yang menghubungkan aktivitas otak manusia dengan perangkat eksternal tanpa perlu pergerakan fisik.

Teknologi ini dirancang untuk membantu pasien kelumpuhan memulihkan sebagian fungsi mereka, sekaligus membuka peluang baru dalam bidang medis dan robotik.

Beberapa startup teknologi di China juga dilaporkan sedang melakukan eksperimen serupa, menandakan peningkatan signifikan dalam inovasi BCI di tingkat nasional.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending