Connect with us

Ekonomi

Pasar Kripto Lesu Hari Ini Imbas Konflik Iran-Israel

Harga Bitcoin turun akibat konflik Iran-Israel. Pasar kripto tertekan, investor waspada terhadap eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Logompn

Published

on

Pasar kripto lesu hari ini imbas konflik iran israel
Ilustrasi Harga Bitcoin. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 25 Juni 2025 - Pasar kripto mengalami tekanan pada Rabu (25/6) usai serangan Amerika Serikat terhadap Iran memicu ketegangan baru di Timur Tengah.

Konflik yang melibatkan Iran dan Israel memicu kekhawatiran investor dan membuat harga mata uang kripto menurun.

Bitcoin Melemah, Ethereum dan Altcoin Turut Tertekan

Dikutip MPN Indonesia berdasarkan data dari Coinmarketcap, harga Bitcoin turun 0,26% dalam 24 jam terakhir menjadi Rp1.730.411.689,29 per keping.

Ethereum mencatatkan penurunan 0,56% dalam 24 jam, dengan pelemahan mingguan sebesar 12,65%.

Pada Minggu (22/6), Bitcoin sempat menyentuh titik terendah di USD 98.467 per keping, meskipun sehari sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata antara Iran dan Israel.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan bahwa konflik geopolitik cenderung meningkatkan ekspektasi inflasi global melalui lonjakan belanja fiskal, gangguan rantai pasok, dan kenaikan harga komoditas.

Performa Kripto Utama Lainnya

Selain Bitcoin dan Ethereum, sejumlah aset kripto lainnya juga mengalami pergerakan negatif dalam 24 jam terakhir:

  • Tether (USDT): Turun 0,95% (harian), 0,29% (mingguan)
  • XRP: Naik 0,27% (harian), 1,05% (mingguan)
  • Binance Coin (BNB): Turun 0,57% (harian), 1,10% (mingguan)
  • Solana (SOL): Turun 0,08% (harian), 1,55% (mingguan)
  • Dogecoin (DOGE): Turun 0,10% (harian), 2,63% (mingguan)
  • Cardano (ADA): Turun 0,24% (harian), 4,10% (mingguan)
  • Tron (TRX): Turun 0,82% (harian), naik 0,49% (mingguan)

Dampak Ketegangan Geopolitik Terhadap Pasar

Ketegangan Iran-Israel disebut sebagai faktor utama volatilitas pasar. Menurut Fyqieh Fachrur, reaksi pasar kripto terhadap konflik sering kali diawali dengan aksi jual.

Baca Juga:  Pemerintah Naikkan Limit Investasi Saham Asuransi dan Dana Pensiun jadi 20%

“BTC tetap sensitif terhadap reaksi awal pasar terhadap perang,” jelas Fyqieh dalam keterangan resmi.

Ia juga menyebutkan bahwa pada saat serangan rudal Israel ke Iran pada (13/6), harga Bitcoin menurun namun kembali pulih setelah beberapa hari.

“Perusahaan milik Michael Saylor, Strategy, mengakuisisi 10.001 BTC senilai USD 1 miliar pada (16/6), menunjukkan keyakinan institusional terhadap prospek jangka panjang aset ini,” tambahnya.

Optimisme Industri dan Edukasi Investor

Meski pasar mengalami tekanan, pelaku industri tetap menunjukkan optimisme. CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, mengatakan bahwa situasi ini bisa menjadi momen edukatif bagi investor.

“Gejolak saat ini menjadi momentum penting untuk memperdalam edukasi pasar dan meningkatkan pemahaman investor terhadap nilai jangka panjang aset digital, terutama Bitcoin, serta teknologi blockchain dan Web3 yang mendasarinya,” jelas Wan Iqbal.

Perusahaan bursa kripto di Indonesia juga disebut terus memperkuat strategi internal guna merespons perubahan dinamika pasar.

Kapitalisasi Pasar dan Data Terbaru

Pada perdagangan hari ini, Bitcoin tercatat turun 0,39% menjadi USD 100.844 per keping, dengan penurunan mingguan 4,4%.

Ethereum juga turun 0,56% dalam 24 jam dan melemah 12,65% dalam sepekan. Dogecoin diperdagangkan pada level Rp2.699,77 per token.

USD Coin (USDC) turut mencatat pelemahan sebesar 0,93% dalam 24 jam dan 0,32% dalam sepekan.

Kapitalisasi pasar kripto hari ini tercatat sebesar Rp3,27 triliun, menguat tipis 0,52%.

Namun, ketidakpastian yang disebabkan oleh konflik Iran dan Israel tetap menjadi perhatian utama investor.

(AKM/NID/RAD)

Trending