Connect with us

Berita

Pemprov Jakarta akan Berantas Parkir Liar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan memulai penertiban parkir liar secara menyeluruh di seluruh wilayah Jakarta.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 27t100258.044
Pemprov Jakarta akan Berantas Parkir Liar | Gambar: Dok. Pemprov Jakarta

MPN Indonesia 27 Juni 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan memulai penertiban parkir liar secara menyeluruh di seluruh wilayah Jakarta.

Kebijakan pemerintah ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang menegaskan bahwa keberadaan parkir liar mengganggu ketertiban kota dan tidak dapat dibiarkan berlarut-larut.

“Parkir liar, saya akan memerintahkan untuk ditertibkan. Karena tidak bisa Jakarta ini parkir liar dipelihara. Kami akan tertibkan,” kata Pramono di Kantor Sekretariat RW 07 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Kamis (26/6).

Kenaikan Tarif Parkir Belum Diputuskan

Terkait kebijakan pemerintah mengenai tarif parkir, Pramono menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan mengenai kenaikan tarif parkir.

Namun, ia menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menertibkan parkir liar di berbagai tempat di Jakarta.

“Tarif parkirnya belum. Tetapi bahwa untuk menertibkannya segera kami tertibkan,” tegas Pramono.

Penataan Ruang Publik

Selain fokus pada penanganan parkir liar, Pramono juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengoptimalkan ruang publik di Jakarta.

Ia telah menginstruksikan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang publik menjadi taman kota.

“Termasuk untuk taman-taman, saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pertamanan, semua ruang publik yang bisa dibuat taman, saya minta untuk ditanamin,” tegas Pramono.

Penataan Kabel Udara

Pramono juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya memperbaiki kualitas kota melalui penataan kabel udara.

Salah satu kawasan yang akan menjadi prioritas awal adalah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam upaya ini, Pemprov akan melaksanakan rapat terbatas khusus mengenai Sistem Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

“Itu adalah bagaimana kabel-kabel yang di atas mulai kita atur untuk dimasukkan ke dalam dan kita sudah mau mulai di Kebayoran Baru. Karena bagi saya Jakarta akan buat kita lebih rapi,” ujar Pramono.

Baca Juga:  Tarif Tol Jakarta-Tangerang bakal Naik, Cek Rincian Harganya!

(AKM/NID/RAD)

Trending