Teknologi
WhatsApp Kini Bisa Ringkas Chat secara Otomatis
WhatsApp hadirkan fitur rangkuman chat otomatis dengan Meta AI. Fitur ini menjaga privasi pengguna dan belum tersedia di Indonesia.
MPN Indonesia 29 Juni 2025 - WhatsApp resmi merilis fitur baru yang memungkinkan pengguna merangkum pesan secara otomatis menggunakan teknologi Meta AI.
Fitur ini diumumkan pada Kamis (26/6) dan dirancang untuk memudahkan pengguna membaca pesan yang belum dibuka tanpa harus menggulir satu per satu.
Melalui fitur ‘Summarize privately’, pengguna bisa melihat rangkuman percakapan dalam bentuk poin-poin penting.
WhatsApp menjelaskan bahwa teknologi ini menggunakan sistem Private Processing, yang menjaga privasi pengguna tetap utuh.
“Ringkasan pesan menggunakan teknologi Private Processing, yang memungkinkan Meta AI menghasilkan respons tanpa Meta atau WhatsApp melihat pesan pribadi kalian atau pesan yang dirangkum,” tulis WhatsApp dalam blog resminya, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (27/6).
WhatsApp juga menegaskan bahwa fitur ini tidak melanggar sistem enkripsi end-to-end.
Pengguna lain dalam percakapan juga tidak akan mengetahui jika pesan mereka diringkas oleh Meta AI.
“Orang lain dalam chat tidak bisa mengetahui kalau kalian merangkum pesan yang belum dibaca. Ini artinya privasi kalian terlindung setiap saat,” lanjut pernyataan WhatsApp.
Fitur Opsional dan Pengaturan Tambahan
Fitur ini bersifat opsional dan tidak langsung aktif. Pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui Settings > Chats > Private Processing.
Nantinya, akan muncul ikon kecil dalam chat yang menandakan fitur rangkuman ini tersedia.
Untuk pengguna yang tidak ingin chat mereka dianalisis oleh AI, WhatsApp juga menyediakan pengaturan tambahan bernama Advanced Chat Privacy guna menonaktifkan pemrosesan pesan oleh Meta AI.
Ketersediaan Fitur dan Pengembangan Selanjutnya
Saat ini, fitur rangkuman chat hanya tersedia di Amerika Serikat dan mendukung bahasa Inggris.
WhatsApp berencana memperluas fitur ini ke negara lain serta menambahkan dukungan bahasa tambahan sebelum akhir tahun 2025.
WhatsApp juga telah memperkenalkan berbagai fitur berbasis AI lainnya selama setahun terakhir, termasuk chatbot Meta AI dan pembuatan gambar melalui perintah teks di dalam chat.
Langkah ini menandai komitmen WhatsApp dalam mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pengguna dalam berkomunikasi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
