Connect with us

Internasional

Direktur RS Indonesia di Gaza dan Keluarga Tewas Dibunuh Israel

Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Marwan al-Sultan, dan keluarganya tewas dalam serangan Israel pada Rabu (2/7).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 03t110450.181
RS Indonesia di Gaza | Gambar: Mer-C

MPN Indonesia 3 Juli 2025 - Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Marwan al-Sultan, dan keluarganya tewas dalam serangan Israel pada Rabu (2/7).

Menanggapi insiden tragis ini, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) menyampaikan belasungkawa serta mengecam keras serangan tersebut.

“Indonesia turut berduka atas wafatnya dr. Marwan al-Sultan, Direktur RS Indonesia di Gaza, beserta keluarganya pada tanggal 2 Juli 2025 dan mengutuk serangan Israel tersebut,” tulis Kemlu RI melalui akun X-nya, Kamis (3/7).

Jadi Informan Kondisi Gaza ke Dunia Internasional

Marwan al-Sultan dikenal sebagai tokoh dan figur publik yang berperan penting dalam menyampaikan kondisi terkini di Gaza.

Ia merupakan sumber utama informasi tentang situasi kemanusiaan di wilayah utara Gaza yang terkepung.

Marwan berulang kali meminta komunitas internasional untuk memastikan keselamatan tim medis, terutama saat tentara Israel mengepung dan menyerang RS Indonesia di Gaza.

Bukan WNI

Menurut pernyataan Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha, Marwan al-Sultan bukan warga negara Indonesia.

Kendati demikian, jasanya bagi kemanusiaan sangat dihargai oleh pemerintah Indonesia.

“Kami turut berduka atas wafatnya dr. Marwan al-Sultan. Almarhum bukan warga negara Indonesia,” ujar Judha Nugraha dalam keterangan resmi pada Rabu malam (2/7).

Israel Kerap Serang RS Indonesia di Gaza

RS Indonesia di Gaza telah beberapa kali menjadi target serangan militer Israel sejak agresi dimulai pada Oktober 2023.

Menurut laporan organisasi kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), serangan yang terjadi pada Mei 2025 menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas rumah sakit.

Baca Juga:  Tidur Hanya 2-4 Jam Setiap Malam, PM Jepang Sanae Takaichi: Saya Merasa Itu Buruk untuk Kulit Saya

MER-C juga melaporkan bahwa bom-bom yang dijatuhkan di sekitar RS Indonesia di Gaza mengakibatkan guncangan hebat hingga beberapa peralatan medis tertimpa reruntuhan bangunan.

Genosida Israel atas Gaza

Agresi militer Israel ke wilayah Gaza dan Palestina yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas sipil, termasuk rumah sakit, kamp pengungsian, dan tempat ibadah.

Israel secara berulang-ulang menuding keberadaan markas Hamas di dalam fasilitas medis, termasuk RS Indonesia di Gaza, meski tuduhan tersebut tidak pernah terbukti.

Akibat serangan yang terus berlangsung, korban tewas di Gaza dan Palestina telah melebihi 56.000 orang.

Serangan juga menyebabkan ratusan ribu rumah hancur dan ratusan fasilitas sipil, termasuk rumah sakit mengalami kerusakan signifikan.

(ADN/NID/RAD)

Trending