Politik
Menhan Sjafrie Sebut Pengadaan Alutsista TNI Dipasok Tanpa Batas
Menteri Pertahanan menegaskan pengadaan alutsista untuk TNI tidak mengalami pembatasan.
MPN Indonesia 3 Juli 2025 - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak mengalami pembatasan.
Ia menyebutkan bahwa semua kebutuhan alutsista untuk TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara akan dipenuhi secara maksimal.
“Kebutuhan-kebutuhan alutsista yang dibutuhkan oleh TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, serta TNI Angkatan Udara ini dipasok tanpa pembatasan,” kata Sjafrie kepada wartawan usai rapat tertutup dengan Komisi I DPR pada Rabu (2/7).
Menhan: Tak Ada Pembatasan untuk RI soal Alutsista
Menurut Sjafrie, Indonesia sebagai negara yang menganut politik bebas aktif dan berada pada garis non-blok tidak memiliki restriksi dalam pengadaan alat utama sistem senjata.
Hal ini membuka peluang bagi TNI untuk memperoleh alutsista dari berbagai negara tanpa terikat batasan politik tertentu.
“Kita sebagai negara yang menganut politik bebas aktif dan berada pada garis non-blok itu tidak mempunyai restriksi apa-apa terhadap pengadaan alutsista,” kata Sjafrie.
“Jadi, kebutuhan pengguna dan pembina kekuatan ini kita fasilitasi untuk memperkuat kekuatan matra darat, laut, dan udara,” imbuhnya.
Sjafrie juga menegaskan bahwa tidak ada hambatan dalam pengadaan alutsista, termasuk jika alutsista tersebut berasal dari negara seperti Rusia.
“Kita tidak ada masalah-masalah yang berhubungan dengan sanksi,” ujar Sjafrie ketika ditanya apakah ada penyesuaian pengadaan alutsista yang berasal dari Rusia.
Posisi RI soal Konflik Israel-Gaza
Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie menegaskan posisi politik Indonesia terhadap konflik Israel-Gaza.
Menurutnya, Indonesia tak akan berpihak kepada siapa-siapa selain pada kemanusiaan.
“Concern yang ada di Indonesia adalah penderitaan kemanusiaan. Jadi Indonesia sangat concern terhadap konflik-konflik yang menimbulkan akibat terhadap penderitaan kemanusiaan,” uca Sjafrie.
“Nah, ini yang menjadi concern Presiden Prabowo untuk melakukan diplomasi dan berhentilah untuk berkonflik,” imbuhnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
