Connect with us

Viral

Viral! Polisi di Bogor Cekcok saat Kawal Anak Sakit karena Dihadang Pengendara Lain

Polisi di Bogor terlibat cekcok saat mengawal anak sakit ke RS. Pengendara marah karena macet dan menghadang mobil yang dikawal.

Logompn

Published

on

Viral! polisi di bogor cekcok saat kawal anak sakit karena dihadang pengendara lain
Viral! Polisi di Bogor Cekcok saat Kawal Anak Sakit karena Dihadang Pengendara Lain | Gambar: Kolase Instagram/@medsoszone.id

Jawa Barat, MPN Indonesia 8 Juli 2025 - Sebuah insiden terjadi di Bogor, Jawa Barat, ketika seorang polisi lalu lintas (polantas) terlibat cekcok dengan pengendara lain saat mengawal seorang anak yang mengalami demam tinggi ke rumah sakit pada Senin (7/7).

Kejadian ini berlangsung di tengah kemacetan lalu lintas dan viral di media sosial.

Ketegangan muncul saat kendaraan yang dikawal polisi dihentikan secara mendadak oleh pengendara lain yang marah karena telah terjebak dalam kemacetan selama empat jam.

Polantas yang bertugas saat itu dikenal lewat akun Instagram @bolugemoy. Ia mendapatkan laporan bahwa seorang anak dalam kondisi drop akibat demam tinggi membutuhkan akses cepat ke instalasi gawat darurat (IGD).

Menanggapi laporan tersebut, polisi segera melakukan pengawalan untuk membuka jalur darurat di tengah padatnya lalu lintas. Namun, di tengah perjalanan, kendaraan yang sedang dikawal dihentikan oleh mobil berwarna hitam.

“Saya dari sana empat jam!” teriak pengendara mobil tersebut dengan nada kesal, sebagaimana terekam dalam video yang beredar, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (8/7).

Cekcok pun terjadi saat polantas mencoba menjelaskan situasi darurat yang sedang dihadapi.

“Oke, Bapak tahu nggak saya ngawal siapa?” ucap petugas tersebut dalam upaya meredakan situasi.

Ketegangan meningkat ketika seorang pria lain dari mobil berwarna merah, yang juga membawa anaknya sakit, turut terlibat dalam perdebatan.

“Lu ngerti nggak, anak gue demam tinggi!” katanya dengan nada tinggi.

Perdebatan tersebut berlanjut, dengan si pengendara mobil hitam yang justru menyarankan penggunaan ambulans ketika tahu polantas mengawal anak yang sakit.

“Iya kalau bisa ada ambulans. Ini nggak bisa!” sahut polantas.

Respons Netizen

Peristiwa ini pun memicu reaksi di kalangan warganet, khususnya terkait efektivitas dan persepsi publik terhadap pengawalan oleh petugas kepolisian.

Baca Juga:  Momen Orang Utan Solo Safari Lepas dan Rusak Motor Warga

Banyak netizen menilai bahwa penyalahgunaan pengawalan untuk kepentingan yang tidak mendesak telah mengikis kepercayaan terhadap fungsi patwal, sehingga saat pengawalan benar-benar dibutuhkan, masyarakat menjadi ragu.

“Inilah karena kebanyakan yang salah gunakan patwal untuk yang bukan urgent, makanya pada saat yang bener urgent, masyarakat pada nggak percaya,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar.

Adapun komentar lain yang menyampaikan apresiasi kepada petugas yang tetap menjalankan tugasnya.

“Terima kasih sudah membantu, Pak. Kurang-kurangin kawal pejabat, perbanyak bantu masyarakat,” tulis salah satu akun.

Netizen juga menyoroti perlunya edukasi kepada masyarakat terkait jenis dan arti bunyi sirine kendaraan darurat.

“Itulah mengapa kita harus paham arti bunyi macam-macam sirine. Padahal Pak Polisi udah bunyiin sirine darurat, beda loh bunyi iring-iringan pejabat dengan bunyi darurat,” bunyi komentar salah satu warganet.

(AKM/NID/RAD)

Trending