Connect with us

Politik

Kuasa Hukum Jokowi Tegaskan Kasus Ijazah Tak Perlu Diperdebatkan Lagi

Yakup Hasibuan menyatakan penyelidikan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi telah resmi dihentikan oleh Bareskrim dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Logompn

Published

on

Kuasa hukum jokowi tegaskan kasus ijazah tak perlu diperdebatkan lagi
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 10 Juli 2025 - Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menegaskan bahwa kasus dugaan ijazah palsu yang sempat menyeret nama kliennya telah resmi dihentikan oleh Bareskrim Polri.

Penegasan ini disampaikan Yakup usai menghadiri gelar perkara khusus di Bareskrim Polri, Rabu (9/7).

“Jadi gelar perkara khusus hari ini sudah selesai dan mengonfirmasi bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri itu sudah sesuai dengan SOP yang seharusnya. Jadi, case closed,” ujar Yakup Hasibuan kepada wartawan di lobi Bareskrim, Rabu (9/7).

Yakup menyebut pihak pelapor gagal menunjukkan adanya kekeliruan dalam penyelidikan, termasuk tidak mampu memberikan novum atau bukti baru yang sahih.

“Mereka tidak berhasil untuk menunjukkan di mana cacatnya penyelidikan Bareskrim. Mereka juga tidak berhasil untuk memberikan novum, bukti baru,” ucapnya.

Penegasan Keaslian Ijazah oleh Lembaga Resmi

Dalam proses hukum yang berlangsung, pihak pelapor meminta agar ijazah asli Jokowi ditunjukkan.

Namun, Yakup menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewajiban hukum untuk memenuhi permintaan tersebut.

“Kalau kita tunjukkan pun, walaupun kami tidak ada kewajiban hukum ya, kalau kita tunjukkan pun, apa Anda memiliki otoritas untuk menentukan ini asli atau tidak,” ungkapnya.

Yakup juga menambahkan bahwa keaslian ijazah Jokowi telah ditegaskan oleh lembaga resmi, seperti:

  • Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai lembaga penerbit ijazah
  • Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melakukan verifikasi dokumen
  • dan Bareskrim Polri yang menyimpulkan tidak ditemukan unsur pidana.

“Mereka lapor ke polisi, polisi juga sudah bilang ini asli, identik, tidak ada dugaan tindak pidana. Sekarang mereka minta lagi gelar, masih belum puas,” jelas Yakup.

Baca Juga:  Noe Letto Resmi Dilantik jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Partisipasi Jokowi dan Analisis Forensik Digital

Yakup menyebut kehadiran pihaknya dalam gelar perkara merupakan bentuk kepatuhan terhadap proses hukum, meskipun sejak awal mereka menilai forum tersebut tidak mendesak.

“Cuma kami hormati tentunya sebagai warga negara yang taat hukum, Pak Jokowi juga memberikan kuasa kepada (kami), hadir saja,” tuturnya.

Dalam gelar perkara itu, kuasa hukum juga menghadirkan ahli forensik digital, Josua Sinambela, yang membantah hasil Error Level Analysis (ELA) yang digunakan oleh pihak pelapor. Hasil analisis digital menyimpulkan tidak ada pelanggaran atau pemalsuan dokumen.

Yakup menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa penyelidikan telah final dan tidak perlu diperdebatkan lebih lanjut.

“Bahwa tidak ada indikasi pelanggaran apa pun, karena mereka tidak bisa membuktikan pelanggaran apa pun dalam penyelidikan, ini mengonfirmasi bahwa ijazah Pak Jokowi itu asli dan sudah tidak perlu diperdebatkan lagi,” tutupnya.

(RIF/NID/RAD)

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita7 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita14 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita39 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti48 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi55 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending