Connect with us

Berita

Kejagung Geledah Kantor GOTO Buntut Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop

Kejagung menggeledah kantor PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 12t105221.344
Kejagung Geledah Kantor GOTO Buntut Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 12 Juli 2025 - Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam program digitalisasi periode 2019–2022.

“Berdasarkan informasi dari penyidik membenarkan bahwa beberapa waktu lalu di tanggal 8 (Juli 2025) penyidik telah melakukan serangkaian penggeledahan di salah satu tempat,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum dan Kriminal Kejagung, Harli Siregar di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (11/7).

Sita Barang Bukti

Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan bukti elektronik berupa flash disk.

“Tentu kita harapkan bahwa dengan berbagai barang bukti yang sudah dilakukan penyitaan ini, ini bisa lebih membuat terang dari tindak pidana yang sedang disidik. Nanti kita tunggu seperti apa hasilnya,” tambah Harli.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan verifikasi dan pendalaman terhadap bukti yang telah disita.

Namun, Harli Siregar belum menjelaskan apa alasan pihaknya menggeledah kantor GOTO dalam kasus korupsi itu.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop

Sebelumnya, Kejagung tengah mengusut kasus korupsi pengadaan laptop di lingkungan Kemendikbudristek senilai total Rp9,9 triliun.

Kasus korupsi ini terjadi dalam program digitalisasi pendidikan yang berlangsung sepanjang periode 2019 hingga 2022.

Penyidik Kejagung telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim.

Pemeriksaan juga melibatkan staf khusus dan sekretaris pribadi dari mantan menteri tersebut.

Meski sudah melakukan sejumlah tindakan penyidikan, hingga kini Kejagung belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga:  Polres Bogor Ungkap 7 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Tambang Emas Ilegal, 15 Tersangka Diamankan

(AKM/NID/RAD)

Trending