Connect with us

Viral

Tragis! Jenazah ASN di Donggala Dibawa Pakai Motor 40 Km karena Akses Jalan Buruk

Seorang ASN bernama Ariel Huma terpaksa dibawa jenazahnya menggunakan sepeda motor di Desa Palentuma, Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 15t104848.592
Tragis! Jenazah ASN di Donggala Dibawa Pakai Motor 40 Km karena Akses Jalan Buruk dan Tak Ada Ambulans | Gambar: Ig/@nasutionbooks.id

Sulawesi Tengah, MPN Indonesia 15 Juli 2025 - Seorang aparatur sipil negara (ASN) bernama Ariel Huma terpaksa dibawa jenazahnya menggunakan sepeda motor sejauh 40 kilometer di Desa Palentuma, Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, jenazah Ariel terpaksa dibawa dengan motor karena tak ada ambulans yang bisa digunakan dan akses jalan pun tak memadai untuk dilewati mobil.

“Ayah almarhum sempat menghubungi pihak Puskesmas Pinembani untuk menggunakan ambulans. Namun ambulans puskesmas dalam kondisi rusak,” tulis akun Instagram @nasutionbooks.id.

“Kondisi jalan di desa tersebut rusak dan tidak bisa dilalui mobil kecuali dengan fitur dobel gardan,” sambungnya.

Dibungkus Kain Jarik Tenun

Dalam video yang beredar, terlihat jenazah Ariel dibawa dengan cara dibonceng di atas sepeda motor.

Jasadnya dibungkus dengan kain jarik tenun motif merah hitam dan diletakkan di jok belakang motor.

Untuk menopang jenazah selama perjalanan, warga menggunakan beberapa batang kayu sebagai penyangga dan mengikatnya agar tetap tegak serta tidak jatuh.

Seorang pria yang mengenakan kupluk mengemudikan sepeda motor membonceng jenazah, diikuti sejumlah warga lain yang juga mengendarai motor.

MPN Indonesia telah menghubungi pemerintah setempat untuk meminta keterangan. Namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban dari pihak terkait.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan 13.000 Rumah FLPP bagi ASN di 11 Wilayah Jawa Barat

Trending