Connect with us

Viral

Usai Pendaki Swiss & Brasil, Kini Giliran WN Belanda Jatuh di Gunung Rinjani

Seorang wisatawan asal Belanda, Sarah Van Hulten (26), mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani pada Kamis (17/7).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 18t113128.274
Usai Pendaki Swiss & Brasil, Kini Giliran WN Belanda Jatuh di Gunung Rinjani | Gambar: X/@SAR_NASIONAL, @BasarnasMedan

Nusa Tenggara Barat, MPN Indonesia 18 Juli 2025 - Seorang warga negara (WN) asal Belanda, Sarah Van Hulten (26), mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (17/7).

Kejadian tersebut terjadi di jalur pendakian Pelawangan–Danau Segara Anak, tepatnya sekitar 50 meter sebelum jembatan menuju danau.

Informasi pertama diterima oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dari petugas TO An. Sultan (Cakrawala Rinjani) pada pukul 13.08 Wita.

“Korban dilaporkan terjatuh di kedalaman sekitar 20-30 meter,” kata petugas BTNGR, Yarman di Instagram @btn_gn_rinjani.

Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan bersama seorang guide dari Desa Sembalun, dua orang porter, dan tiga wisatawan lainnya.

Berdasarkan data dari Aplikasi e-Rinjani, korban telah mendaftarkan diri untuk mendaki melalui pintu pendakian Sembalun pada Rabu (16/7).

Penanganan Awal

Setelah menerima laporan pada pukul 13.08 Wita, tim BTNGR berasama Emergency Medical Helicopter Crew (EMHC) segera melakukan koordinasi evakuasi.

Namun, karena gangguan komunikasi di area pegunungan, petugas TN Gunung Rinjani yang berjaga di Pelawangan diminta untuk segera melakukan penelusuran ke lokasi jatuhnya korban dengan membawa perlengkapan dari Shelter Emergency.

Pukul 14.00 Wita, tim mendapatkan informasi langsung dari guide bahwa korban mengalami luka di bagian leher.

Pada pukul 14.21 Wita, petugas Balai TN Gunung Rinjani tiba di lokasi dan mengonfirmasi kondisi korban dalam keadaan sadar.

Analisis awal dari tim EMHC dan petugas TN Gunung Rinjani, berdasarkan video dan dokumentasi, menunjukkan bahwa korban mengalami patah leher serta pendarahan di kepala.

Baca Juga:  Klasemen MotoGP 2026 usai Bezzecchi Finis Terdepan di Mandalika

Meski dalam kondisi sadar, korban tidak memungkinkan untuk dievakuasi melalui jalur manual/darat karena kondisi medis yang berisiko.

Dievakuasi Pakai Helikopter

Kemudian tim BTNGR melakukan koordinasi dengan SGI Air Bali yang menyediakan layanan helikopter.

Helikopter SGI Air Bali lepas landas menuju lokasi pada pukul 15.44 Wita, dengan membawa dokter dan tenaga medis yang mendampingi.

Setelah titik pendaratan dipastikan aman, helikopter berhasil mendarat pada pukul 16.42 Wita.

Helikopter kemudian membawa korban menuju Denpasar, didampingi oleh tenaga medis dan rekan korban.

Hingga saat ini korban masih dirawat di RS BIMC Kuta Bali untuk penanganan lebih lanjut.

Kasus Kecelekaan di Gunung Rinjani

Kasus jatuhnya WN Belanda di Gunung Rinjani ini merupakan kejadian ketiga kalinya dalam waktu yang berdekatan.

Sebelumnya, WN asal Brasil Juliana Marins dilaporkan tewas usai terjatuh di Gunung Rinjani pada 21 Juni 2025.

Belum sebulan setelah kejadian, tepatnya pada 16 Juli 2025, terjadi lagi kasus kecelakaan di Gunung Rinjani yang melibatkan WN Swiss bernama Benedikt Emmenegger.

Beruntungnya, Emmenegger berhasil diselamatkan dan hanya mengalami patah kaki.

(AKM/NID/RAD)

Trending