Connect with us

Kriminal

Sopir Taksi Dikeroyok di Pamulang, Diduga karena Tak Berikan Uang saat Putar Balik

Pada Jumat (1/8) terjadi pengeroyokan terhadap sopir taksi listrik di sekitar Pom Bensin Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan.

Logompn

Published

on

Sopir taksi dikeroyok di pamulang, diduga karena tak berikan uang saat putar balik
Sopir Taksi Dikeroyok di Pamulang, Diduga karena Tak Berikan Uang saat Putar Balik | Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@jabodetabek24info

Banten, MPN Indonesia 2 Agustus 2025 - Pada Jumat (1/8), sekitar pukul 16.30 WIB, terjadi pengeroyokan terhadap sopir taksi listrik (TL) di sekitar Pom Bensin Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

Berdasarkan informasi yang disebarkan akun Instagram @jabodetabek24info pada Sabtu (2/8), peristiwa ini terjadi ketika sopir hendak melakukan putar balik.

Kemudian seseorang yang dikenal sebagai Pak Ogah mendekati mobil dan meminta uang. Karena tidak diberi, pelaku malah menghantam kaca spion mobil korban dengan tangan.

Sopir pun turun dari mobil untuk protes, namun kaki sopir tersebut justru diinjak oleh pelaku. Tak hanya itu, pelaku lain dilaporkan masuk ke dalam mobil dan diduga mengambil ponsel korban.

Kejadian berujung dengan pengeroyokan brutal di tengah jalan. Seorang pria berbaju merah yang sadar bahwa peristiwa tersebut direkam salah satu saksi di lokasi kejadian langsung memaksa agar video tersebut dihapus.

Warganet Ramai Respons Kejadian

Menanggapi kejadian ini, banyak warganet yang bersuara keras. Salah satu akun mengkritik nihilnya respons pihak keamanan atas kasus kriminal yang menimpa sopir tersebut.

“Polisi jangan diem aja,” tulis salah satu akun.

“Yaelah polisi mah lagi ngopi di pojokan kalau lagi ada kejadian begini, males dia ngurusin hal-hal receh yang ga ada duitnya,” tulis akun lain.

Tak hanya mengkritik hal tersebut, warganet lain juga turut menyampaikan pengalamannya saat melewati lokasi kejadian. Ia mengatakan bahwa pelaku memang sering memaki pengendara yang enggan memberi uang.

“Diputaran sini emang mereka serasa yang punya jalan, kita gak ngasih pasti dimaki-maki sama mereka,” tutur salah satu akun.

Tak sampai di situ, warganet lain menyerukan penegakan hukum atas kejadian ini serta tindakan serius dari polisi setempat. Bahkan ia menandai akun Polri untuk ikut bertindak menangani kasus ini.

Baca Juga:  Ngaku Tahu Dalang Penjarahan Rumahnya, Uya Kuya: 99 Persen Itu Fitnah yang Diatur

“Ini premanisme penganiayaan kepada supir taksi di Pamulang, Tangerang Selatan, merusak iklim investasi, segera ditindak, Polri untuk masyarakat,” tulis warganet sambil mencantumkan tag akun kepolisian @divisihumaspolri dan @satreskrim_polrestangsel.

(AKM/NID/RAD)

Trending