Connect with us

Selebriti

Jerome Polin Koreksi Hitungan Wakil Ketua DPR terkait Tunjangan Rumah Rp50 Juta

Jerome Polin mengkritik pernyataan Wakil Ketua DPR Adies Kadir terkait tunjangan rumah Rp50 juta. Video Jerome viral dan menuai dukungan warganet.

Logompn

Published

on

Jerome polin koreksi hitungan wakil ketua dpr terkait tunjangan rumah rp50 juta
Jerome Polin Koreksi Hitungan Wakil Ketua DPR terkait Tunjangan Rumah Rp50 Juta. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@jeromepolin

MPN Indonesia 22 Agustus 2025 - Nama Jerome Polin ramai diperbincangkan usai mengkritik pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, terkait tunjangan perumahan anggota DPR RI sebesar Rp50 juta per bulan.

Kritik tersebut disampaikan Jerome melalui video yang diunggah di akun Instagram @jeromepolin pada Kamis (21/8).

Dalam video, lulusan Universitas Waseda itu menyoroti perhitungan biaya kos yang disampaikan Adies dan menyebutnya tidak masuk akal.

Pernyataan Adies sebelumnya disampaikan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Ia mengklaim bahwa tunjangan Rp50 juta masih kurang untuk menutup biaya tempat tinggal.

Adies mencontohkan, “Kalau biaya kos Rp3 juta dikali 26 hari kerja, hasilnya Rp78 juta.”

Ia juga menyebut anggota DPR kerap menambah biaya pribadi karena tunjangan dianggap tidak cukup.

Jerome Jelaskan Kekeliruan Perhitungan

Jerome Polin, yang dikenal sebagai influencer pendidikan dan pakar matematika, merespons pernyataan Adies melalui video edukatif yang menunjukkan kekeliruan dalam logika perhitungan tersebut.

“Selamat datang di kelas matematika, inilah pentingnya kita belajar matematika,” ujar Jerome Polin dalam video tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (22/8).

Jerome menjelaskan bahwa metode pengalian biaya kos dengan jumlah hari kerja tidak masuk akal.

“Bulan sama hari enggak boleh dikali. Kalau Rp3 juta dikali 26 hari, itu artinya Rp3 juta per hari. Kalau Rp3 juta per hari, itu bukan kos, itu hotel bintang lima, Pak,” kata Jerome.

Ia juga menyinggung ketimpangan sosial terkait tunjangan DPR.

“Rp50 juta per bulan buat tunjangan rumah, sementara di luar sana banyak guru, dosen, tenaga pendidik, nakes, nggak tahu makan di mana besok, tinggal di mana, hidup atau nggak, nggak tahu,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggota DPR Minta KAI Buka Gerbong Khusus Merokok

Video tersebut telah ditonton lebih dari 14 juta kali dan memicu banyak komentar dari warganet.

Klarifikasi Adies Kadir

Setelah kritik viral, Adies Kadir memberikan klarifikasi pada Selasa (19/8).

“Rp3 juta kali dua belas bulan,” ujarnya di Kompleks Senayan, menegaskan bahwa biaya kos yang dimaksud adalah biaya bulanan, bukan harian.

Ia juga mengoreksi perhitungan yang sebelumnya ia sampaikan, namun klarifikasi ini tidak meredam kritik publik.

Polemik Meluas, Nafa Urbach Ikut Disorot

Selain Adies, anggota DPR Nafa Urbach juga terseret polemik ini setelah mencoba menjelaskan soal tunjangan DPR melalui siaran langsung TikTok.

Komentarnya mengenai kemacetan Bintaro-Senayan justru menuai kritik. Akibat banyak hujatan, Nafa menonaktifkan kolom komentar Instagram pribadinya.

Respons Warganet

Sejumlah komentar mendukung Jerome dan mengkritik pernyataan Adies, di antaranya:

“Ngitung gini aja gak bisa apa lagi ngitung anggaran..👏,” tulis @yohanesadhi****.

“Kalau Rp3 juta per hari, itu hotel bintang 5 mungkin dengan layanan room service ya 😢😢😢,” kata @rikaeka****.

“Peuunteenn pak moon maap Kost d mana yg perbulan 78jt😭,” tulis @ayas_******.

“Semoga Allah SWT membalas dg sebaik2nya balasan yg setimpal,” komentar @thammy.****.

“Saran kami sebagai netizen, harusnya bang jer buka les matematika buat DPR🙏🏻,” kata @arroyan****.

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending