Connect with us

Berita

Demo Hari Ini 25 Agustus, Benarkah Ada?

Seruan aksi massa di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (25/8) ramai beredar di media sosial sejak pekan lalu. Lalu benarkah ada demo hari ini?

Logompn

Published

on

Demo hari ini 25 agustus, benarkah ada (1)
Poster ajakan demo hari ini, Senin (25/8), yang beredar di media sosial | Gambar: Instagram/@gejayanmemanggil

MPN Indonesia 25 Agustus 2025 - Seruan aksi massa di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (25/8) ramai beredar di media sosial sejak pekan lalu.

Narasi yang beredar menyebut aksi ini akan menyuarakan sejumlah isu, mulai dari tuntutan pembubaran DPR hingga keberatan atas tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan untuk anggota DPR.

Namun hingga Senin pagi (25/8), belum ada konfirmasi dari kelompok besar seperti mahasiswa maupun serikat buruh mengenai keterlibatan mereka dalam aksi massa tersebut.

452 Personel Dikerahkan untuk Jaga-Jaga

Meski status aksi masih belum jelas, Polres Metro Jakarta Pusat menyiapkan 452 personel gabungan untuk menjaga keamanan di kawasan DPR/MPR Senayan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, aparat yang diterjunkan tidak dibekali senjata api dan diarahkan menggunakan pendekatan persuasif.

“Jumlah 452 personel gabungan Polda, Polres Jakpus dan Polsek jajaran,” kata Susatyo saat dikonfirmasi, Senin (25/8).

Pernyataan Partai Buruh dan BEM SI

Ajakan demonstrasi 25 Agustus menyebar luas melalui platform X dan pesan berantai WhatsApp.

Isu yang diangkat mencakup dugaan korupsi keluarga mantan presiden Joko Widodo, pemakzulan wapres Gibran Rakabuming Raka, hingga desakan agar DPR lebih aktif mengawasi pemerintah.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengakui ada kesamaan isu dengan ajakan tersebut, namun menegaskan aksi massa Partai Buruh tidak akan berlangsung hari ini, melainkan pada 28 Agustus mendatang.

“Puluhan ribu buruh dari pelbagai wilayah akan berdemonstrasi di depan gedung DPR dan Istana Negara,” ujar Said Iqbal, dikutip MPN Indonesia dari Tempo.

Aksi yang akan dilakukan itu mengusung tema “Hapus outsourcing dan tolak upah murah” serta menyoroti tunjangan perumahan DPR yang dianggap timpang dengan penghasilan buruh.

Baca Juga:  Semprot Kapolres Sleman, Ketua Komisi III DPR: Namanya Ngejar Maling Ya Dipepet Lah!

Sementara itu, BEM SI Kerakyatan melalui koordinator medianya, Pasha Fazillah Afap, membantah keterlibatan pada aksi 25 Agustus.

“Saya konfirmasi, pencatutan nama BEM SI Kerakyatan dalam demonstrasi 25 Agustus 2025 adalah tidak benar,” tegas Pasha.

Ia menjelaskan bahwa BEM SI Kerakyatan sudah menggelar aksi pada Kamis (21/8), menolak revisi UU KUHAP, revisi UU Penyiaran, serta militerisme di ranah sipil.

Jumhur Hidayat Larang KSPSI Turun ke Jalan Hari Ini

Dari kalangan buruh, tokoh penggeraknya, Jumhur Hidayat, melarang anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mengikuti aksi yang beredar di media sosial. Menurutnya, tidak jelas siapa penanggung jawab aksi hari ini.

“Karena tidak jelas siapa penanggung jawab dan juga apa isu yang dituntutnya, saya melarang semua anggota atau keluarga besar KSPSI di seluruh Indonesia khususnya di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dalam aksi 25 Agustus,” ujar Jumhur, Sabtu (23/8), dikutip MPN Indonesia dari Antara.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending