Connect with us

Teknologi

Pasangan Influencer asal Spanyol Gagal Naik Pesawat karena Ikuti Saran ChatGPT

Pasangan influencer asal Spanyol gagal melanjutkan perjalanan ke Puerto Riko setelah memperoleh informasi yang keliru mengenai persyaratan visa dari ChatGPT.

Logompn

Published

on

Pasangan influencer asal spanyol gagal naik pesawat karena ikuti saran chatgpt
Pasangan Influencer asal Spanyol Gagal Naik Pesawat karena Ikuti Saran ChatGPT | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 26 Agustus 2025 - Pasangan influencer asal Spanyol gagal melanjutkan perjalanan mereka ke Puerto Riko setelah memperoleh informasi yang keliru mengenai persyaratan visa dari ChatGPT.

Kejadian ini terjadi saat keduanya hendak melakukan perjalanan udara ke wilayah kepulauan Karibia.

Insiden ini diketahui publik melalui unggahan video TikTok Mery Caldass, influencer asal Spanyol, pada Rabu (13/8) yang menunjukkan dirinya sedang menangis di bandara setelah dilarang naik pesawat.

Caldass mengungkapkan bahwa ia menyesal telah mempercayai informasi yang diberikan oleh ChatGPT tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

“Lihat, biasanya aku selalu banyak riset. Tapi kali ini aku tanya ChatGPT, dan katanya enggak perlu (visa). Jadi aku percaya. Ternyata salah. Aku nggak percaya lagi sama si br***k itu,” katanya dalam video tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (26/8).

Sindiran Warganet: Jangan Andalkan AI untuk Perjalanan

Dalam video yang sama, Caldass sempat berkelakar bahwa kesalahan tersebut mungkin adalah bentuk balas dendam dari ChatGPT karena ia sering mengolok-olok chatbot tersebut.

“Aku kadang suka manggil dia b*****d, nggak berguna, tapi tetap kasih info yang benar. Ternyata ini cara dia balas dendam,” ujarnya.

Video tersebut langsung viral di TikTok. Banyak warganet memberikan komentar yang beragam.

Beberapa pengguna media sosial menyindir keputusan pasangan tersebut yang hanya mengandalkan jawaban dari chatbot untuk hal sepenting perjalanan lintas negara.

“Untuk hal-hal seperti ini, pertama-tama, tanyakan pada entitas dan lembaga yang sesuai, bukan seperti AI,” tulis salah satu pengguna dalam kolom komentar.

“Ini karena kamu tidak menggunakan Google,” tulis yang lain.

“Jangan gunakan AI apa pun untuk informasi tentang perjalanan/keselamatan atau kesehatan. Setiap negara memiliki situs web pemerintahnya sendiri yang dapat Anda kunjungi,” kata akun lain.

Baca Juga:  Viral! Jurnalis Brasil Temukan Jasad dalam Air saat Liput Berita Remaja Tenggelam

Sebagian pengguna juga menyampaikan pembelaan terhadap ChatGPT. Menurut mereka, jawaban dari AI tersebut tidak sepenuhnya keliru, bisa jadi influencer tersebut mengajukan pertanyaan yang tidak tepat.

“Saya menanyakan pertanyaan yang sama kepada ChatGPT. Anda memang TIDAK memerlukan visa, melainkan ESTA. Itulah jawaban yang diberikan kepada saya. Benar. Jika Anda mengabaikan sisa jawaban, itu tanggung jawab Anda,” katanya.

Komentar dari pengguna tersebut selaras dengan fakta bahwa warga negara Spanyol memang tidak membutuhkan visa untuk masuk ke Puerto Riko.

Namun, ada syarat lain yang harus dipenuhi, yaitu mengurus Electronic System for Travel Authorization (ESTA) secara online sebelum keberangkatan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending