Connect with us

Kriminal

Dalang Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Ternyata Punya Bisnis Aplikasi Bimbel Online

Salah satu aktor intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BRI ditetapkan sebagai tersangka dan diketahui memiliki bisnis bimbel online.

Logompn

Published

on

Dalang penculikan dan pembunuhan kacab bri ternyata punya bisnis aplikasi bimbel online
Dalang Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Ternyata Punya Bisnis Aplikasi Bimbel Online | Gambar: YouTube/Klan Hartono

MPN Indonesia 27 Agustus 2025 - Dwi Hartono ditetapkan sebagai aktor intelektual dalam kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Kantor Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih.

Belakangan diketahui, Dwi Hartono merupakan seorang pengusaha bimbingan belajar (bimbel) online. Hal ini turut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

“Benar, DH adalah seorang pengusaha bimbel online,” ujar Ade Ary saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (26/8).

Profil Dwi Hartono dan Bisnis Bimbel Online

Dwi Hartono diketahui merupakan pemilik dua perusahaan, yakni PT Hartono Mandiri Makmur yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak dan aplikasi.

Ia juga memiliki bisnis bimbingan belajar (bimbel) online PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia (DAI) atau dikenal dengan nama platform Guruku yang menyediakan layanan pendidikan nonformal untuk pelajar, tenaga pendidik, dan pelaku UMKM.

Kedua perusahaan ini berkantor di rumah pribadi Dwi Hartono, yang beralamat di Jalan San Fransisco, Blok Q1 Nomor 9, Kompleks Perumahan Kota Wisata, Gunung Putri, Kota Bogor, Jawa Barat.

Pada bangunan tersebut, terlihat jelas logo platform Guruku terpampang. Sementara untuk situs resmi PT Hartono Mandiri Makmur, yaitu Warunggaib.com, tidak dapat diakses saat tim MPN Indonesia mencoba telusuri.

Pelaku Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Selain Dwi Hartono (DH), tiga orang lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka otak kejahatan kasus kriminal tersebut.

Penangkapan dilakukan oleh Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya di dua lokasi berbeda.

Tersangka DH, YJ, dan AA ditangkap di Solo, Jawa Tengah, sekitar pukul 20.15 WIB (23/8). Sementara C ditangkap keesokan harinya pada Minggu (24/8), pukul 15.30 WIB, di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

Baca Juga:  Motif Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Terungkap!

Sebelum penangkapan para aktor intelektual, polisi juga telah mengamankan empat pelaku yang melakukan aksi penculikan secara langsung.

Para pelaku tersebut adalah AT, RS, dan RAH yang ditangkap di Jalan Johar Baru III No. 42, Jakarta Pusat, sementara pelaku berinisial RW ditangkap saat tiba di Bandara Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kasus Penculikan Kacab BRI

Muhammad Ilham Pradipta diculik pada Rabu siang (20/8), usai mengadakan pertemuan kerja di sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kejadian penculikan terekam kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut, Ilham terlihat berjalan menuju mobil hitam miliknya di area parkir.

Saat membuka pintu mobil, ia disergap oleh para pelaku yang telah menunggu di mobil putih yang terparkir di sebelahnya. Ia kemudian dibawa oleh para pelaku.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian penculikan ke Polres Metro Jakarta Timur pada Kamis dini hari (21/8).

Beberapa jam kemudian, pada pagi harinya, jasad Ilham ditemukan di semak-semak di wilayah Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi mata tertutup lakban dan tangan serta kaki yang terikat.

Meski para pelaku telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, motif di balik pembunuhan hingga kini belum diungkap secara resmi oleh pihak kepolisian dan penyidikan masih terus berlanjut.

(AKM/NID/RAD)

Trending