Connect with us

Viral

Ayah Affan Kurniawan Buka Suara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil dan Transparan

Zulkifli, ayah Affan Kurniawan yang tewas tertabrak rantis Brimob, meminta proses hukum berjalan adil dan mengimbau driver ojek online untuk tidak terprovokasi.

Logompn

Published

on

Ayah affan kurniawan buka suara, minta proses hukum berjalan adil dan transparan
Ayah Affan Kurniawan Buka Suara, Minta Proses Hukum Berjalan Adil dan Transparan. Gambar : X/humaspolresaga3

MPN Indonesia 30 Agustus 2025 - Zulkifli, ayah dari Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal akibat dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, meminta agar kasus kematian anaknya diusut secara adil dan transparan.

“Cukup anak saya yang menjadi korban, saya sudah serahkan semua ke penegak hukum,” ujar Zulkifli kepada awak media di Balai Warga, Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).

Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang.

“Saya sudah pasrah kepergian anak saya, saya mohon jangan sampai ada lagi kejadian seperti anak saya,” tambahnya.

Imbauan kepada Massa dan Driver Ojol

Zulkifli mengimbau masyarakat, termasuk peserta aksi dan mahasiswa, agar tidak terbawa emosi.

“Adik-adik mahasiswa di Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, percayakan ke kepolisian,” katanya.

Ia juga meminta para driver ojol untuk menahan diri.

“Saya minta kepada mitra-mitra (ojek) online, cukup anak saya yang menjadi korban,” ucapnya.

Selain itu, Zulkifli menegaskan agar ada sanksi tegas untuk anggota Brimob yang terlibat.

“Aparat yang berbuat anarkis harus dihukum sama dengan anak saya yang telah meninggal dunia,” tegasnya.

Meski kecewa, Zulkifli masih mempercayai institusi kepolisian.

“Saya masih percaya polisi, tidak semuanya anarkis,” jelasnya.

Kronologi dan Dampak Kejadian

Peristiwa bermula ketika Affan Kurniawan tewas dilindas mobil rantis Brimob di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8), saat terjadi demonstrasi dan aksi massa.

Kejadian ini terekam video dan viral di media sosial, memicu kemarahan masyarakat dan komunitas ojol.

Baca Juga:  Kemensos Beri Bantuan untuk Korban Demo, Wafat Dapat Rp15 Juta

Setelah insiden tersebut, massa mendatangi Mako Brimob Kwitang untuk menuntut keadilan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menemui keluarga korban dan menyampaikan permintaan maaf.

Hingga kini, tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat telah ditahan.

Jenazah Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Duka mendalam dirasakan komunitas driver ojol.

Pesan Komunitas Ojek Online

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyampaikan belasungkawa dan mengimbau pengemudi ojol agar menggelar doa bersama serta tabur bunga di daerah masing-masing. Ia mengingatkan agar tidak mudah terprovokasi.

“Untuk menghindari tragedi serupa tidak terjadi kami juga meminta rekan-rekan ojek online untuk menahan diri tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin membenturkan ojek online dengan sesama ojek online atau pihak lainnya karena adanya perbedaan pendapat atas tragedi tersebut,” pungkas Raden.

(AKM/NID/RAD)

Trending