Connect with us

Politik

Rumah Ahmad Sahroni di Jakarta Utara Diamuk Massa

Ratusan massa serbu rumah Ahmad Sahroni di Jakarta Utara. Mobil dirusak dan furnitur dijarah.

Logompn

Published

on

Rumah ahmad sahroni di jakarta utara diamuk massa
Rumah Ahmad Sahroni diamuk massa. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@jakut.info

MPN Indonesia 30 Agustus 2025 - Rumah milik anggota DPR RI, Ahmad Sahroni, didatangi oleh ratusan massa sekitar pukul 15.00 WIB di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu sore (30/8).

Kejadian ini diunggah oleh akun Instagram @jakut.info dan menuai beragam komentar dari netizen.

Kronologi Kejadian

Sekelompok orang datang dan berkumpul di depan rumah Ahmad Sahroni menyuarakan protes.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @jakut.info, massa tampak berbondong-bondong memasuki jalanan tersebut dan langsung melancarkan aksinya.

Dalam rekaman video, tampak sebagian massa memaksa masuk ke rumah dan melakukan perusakan terhadap satu unit mobil yang terparkir di garasi dan penjarahan furnitur milik anggota DPR tersebut

“Selain menghancurkan beberapa barang, sebagian massa juga sempat menjar4h barang berharga dari rumah mewah tersebut,” tulis akun Instagram @jakut.info, dikutip MPN Indonesia, Sabtu (30/8).

Pemicu Aksi Massa

Demonstrasi dan aksi massa ini diduga dipicu oleh pernyataan Ahmad Sahroni yang viral di media sosial.

Pada Jumat (22/8), saat berada di Polda Sumatra Utara, ia menanggapi keras wacana pembubaran DPR yang tengah ramai dibicarakan publik.

“Catat nih, orang yang bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia,” ujar Ahmad Sahroni beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut memicu kontroversi di kalangan masyarakat.

Sahroni menjelaskan bahwa kritik terhadap DPR diperbolehkan, namun menurutnya seruan untuk membubarkan lembaga tersebut sudah melewati batas.

Penegasan Ahmad Sahroni

Lebih lanjut, Sahroni menyampaikan bahwa masyarakat memiliki ruang luas untuk menyampaikan pendapat, termasuk kritik tajam kepada anggota DPR.

Namun, ia mengingatkan pentingnya etika dalam penyampaian pendapat tersebut.

“Kenapa? Emang kita ini pintar semua? Bodoh semua. Tapi ada tata cara kelola bagaimana menyampaikan kritik yang harus dievaluasi oleh kita,” katanya.

Baca Juga:  4.235 Titik Jalan Rusak di Jakarta Utara Diperbaiki dalam 4 Bulan

Ia juga menambahkan bahwa pembubaran DPR bukan solusi yang bisa serta-merta menjamin keberlangsungan pemerintahan yang ada saat ini.

“Apakah dengan bubarin DPR dapat meyakinkan masyarakat bisa menjalani proses pemerintahan seperti sekarang ini? Belum tentu. Makanya jangan sampai hal-hal seenaknya bubarin DPR, jangan, emang yang ngomong rata-rata belum pernah duduk di DPR,” jelasnya.

Dalam pernyataan selanjutnya, Sahroni menegaskan bahwa dirinya menerima segala bentuk kritik, bahkan makian terhadap DPR, tetapi menekankan kembali pentingnya prosedur dan empati dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Kita boleh dikritik mau bilang baxx, anjxxx, bangxxx, enggak apa-apa, mampxx-mampxx enggak apa-apa, tapi ingat kita selaku wakil rakyat punya kerja-kerja, punya empati,” tegasnya.

Ia menyadari tidak semua kerja anggota DPR berjalan sempurna, namun tetap menilai keberadaan lembaga legislatif memiliki peran penting.

“Jangan dikit-dikit DPR ngomongin masalah ini dihujat. Enggak apa-apa mau dihujat sampai mampxx juga enggak apa-apa, masih berdiri DPR-nya, sampai kapanpun sama aja,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending