Connect with us

Politik

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan NasDem dari Kursi DPR

Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi DPR RI. Langkah ini diambil setelah pernyataan mereka menuai kontroversi.

Logompn

Published

on

Ahmad sahroni dan nafa urbach dinonaktifkan nasdem dari kursi dpr
Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan NasDem dari Kursi DPR. Gambar : Kolase Instagram/@ahmadsahroni88/@nafaurbachfansclub

MPN Indonesia 1 September 2025 - Partai NasDem resmi menonaktifkan dua anggotanya di DPR RI, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, terhitung mulai Senin (1/9).

Keputusan ini diumumkan melalui siaran pers DPP Partai NasDem yang ditandatangani Ketua Umum Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim pada Minggu (31/8).

Penonaktifan dilakukan setelah pernyataan publik keduanya dinilai mencederai perasaan masyarakat dan menyimpang dari perjuangan partai.

Isi Surat Penonaktifan

Dalam surat yang dikeluarkan DPP NasDem, partai menegaskan bahwa pernyataan kedua kader tersebut tidak sejalan dengan aspirasi rakyat.

“Bahwa dalam perjalanan mengemban aspirasi masyarakat ternyata ada pernyataan daripada wakil rakyat khususnya Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat, dan hal tersebut merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem,” tertulis dalam surat itu, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @official_nasdem, pada Senin (1/9).

Surat tersebut juga menegaskan bahwa mulai 1 September 2025, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dinonaktifkan dari keanggotaan Fraksi NasDem.

“Bahwa atas pertimbangan hal-hal tersebut di atas dengan ini DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025, DPP Partai NasDem menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” lanjut isi surat tersebut.

Dikonfirmasi Internal Partai

Anggota DPR dari Fraksi NasDem, Charles Meikyansah, membenarkan keputusan ini.

“Iya benar,” ujar Charles yang juga menjabat sebagai Ketua DPP NasDem.

Sebelum dinonaktifkan, Ahmad Sahroni lebih dulu dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR melalui surat bernomor F.NasDem.758/DPR-RI/VIII/2025 dan dipindahkan ke Komisi I.

Baca Juga:  Tito Karnavian Kena Semprot Eks Menlu Malaysia soal Bantuan untuk Aceh: Harus Berterima Kasih!

Sementara Nafa Urbach sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Fraksi NasDem dan anggota Komisi IX DPR RI.

Kontroversi Pernyataan Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni menuai sorotan usai komentarnya terkait desakan pembubaran DPR.

Dalam kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8), ia menyebut pandangan tersebut sebagai bentuk pemikiran yang keliru.

“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita,” ujar Sahroni.

Pernyataan ini memicu kritik publik dan menjadi salah satu alasan mutasinya ke Komisi I sebelum akhirnya dinonaktifkan.

Pernyataan Nafa Urbach soal Tunjangan DPR

Nafa Urbach juga mendapat kritik setelah komentarnya dalam siaran langsung TikTok terkait tunjangan rumah anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan.

Ia menjelaskan bahwa tunjangan itu bukan kenaikan, melainkan kompensasi atas penghapusan rumah jabatan.

“Itu bukan kenaikan, itu tuh kompensasi untuk rumah jabatan. Rumah jabatan yang sekarang ini sudah tidak ada, jadi rumah jabatan itu sudah dikembalikan ke pemerintah,” ujar Nafa.

Pernyataan tersebut memicu reaksi negatif di media sosial karena dianggap tidak peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending