Connect with us

Politik

Sri Mulyani Bagikan Momen Rapat Kabinet Merah Putih usai Rumah Dijarah

Sri Mulyani hadir di Rapat Kabinet Merah Putih bersama Presiden Prabowo dan Wapres Gibran, menegaskan komitmen pemerintah terhadap stabilitas nasional.

Logompn

Published

on

Sri mulyani bagikan momen rapat kabinet merah putih usai rumah dijarah
Sri Mulyani Bagikan Momen Rapat Kabinet Merah Putih usai Rumah Dijarah. Gambar : Instagram/@smindrawati

MPN Indonesia 2 September 2025 - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menghadiri Rapat Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Jakarta, pada Minggu (31/8).

Kehadiran Sri Mulyani diumumkan melalui unggahan Instagram pribadinya @smindrawati pada Senin (1/9), setelah beredarnya isu mengenai kemungkinan pengunduran dirinya dari Kabinet Merah Putih.

Dalam unggahannya, Sri Mulyani tampak bersalaman dengan Presiden Prabowo, diikuti foto bersama Wapres Gibran dan sejumlah menteri lainnya.

“Minggu sore (31/8/2025) sebelas jam setelah kediaman pribadi saya dijarah dan diurusak, saya hadir di Istana Negara untuk agenda Rapat Kabinet Merah Putih dipimpin oleh Presiden @prabowo bersama Wakil Presiden @gibran_rakabuming,” tulis Sri Mulyani, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (2/9).

Pembahasan Isu Strategis dalam Rapat

Rapat kenegaraan tersebut membahas berbagai isu strategis, termasuk situasi sosial terkini, perkembangan politik nasional, kondisi keamanan negara, langkah-langkah koordinatif pemerintah, dan upaya pengembalian stabilitas nasional serta ketertiban umum.

“Rapat membahas situasi sosial, politik, keamanan dan aksi demo dua hari terakhir dan langkah-langkah penting dan koordinatif untuk mengembalikan keamanan dan ketertiban serta untuk mengembalikan stabilitas nasional,” jelas Sri Mulyani.

Pemerintah Terbuka terhadap Aspirasi Publik

Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan aspirasi, sebagai bagian penting dalam demokrasi.

“Pemerintah menghormati dan mendengar penyampaian aspirasi, kritik dan masukan masyarakat untuk terus melakukan perbaikan dan koreksi dengan tetap menjaga semangat gotong royong dan persatuan,” tulisnya.

Ia menambahkan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar.

Baca Juga:  Satu Tahun Kepemimpinan, Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara

“Dalam sistem demokrasi perbedaan pandangan, pendapat adalah sesuatu yang wajar. Membangun Indonesia sesuai amanat UUD 1945 dan upaya melakukan transformasi adalah proses yang kompleks dan rumit serta panjang,” ungkap Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menekankan perlunya pemerintahan yang bersih dari korupsi, serta partisipasi aktif seluruh elemen bangsa.

“Perlu pemerintahan yang bersih dari korupsi dan upaya gotong royong serta menjaga persatuan kesatuan dan stabilitas,” ucapnya.

Komitmen terhadap Stabilitas Nasional

Di tengah spekulasi mengenai pengunduran dirinya, kehadiran Sri Mulyani menunjukkan keterlibatannya secara aktif dalam pemerintahan.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan cara tertib dan baik.

“Pemerintah berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan baik dan tertib, dan berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas nasional sebagai kunci membangun dan mentranformasi Indonesia,” tutup Sri Mulyani.

Dalam kegiatan kenegaraan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan arahan kepada para menteri untuk terus menjaga kesatuan nasional, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta memastikan terciptanya stabilitas di berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

(AKM/NID/RAD)

Trending