Teknologi
Huawei Sukses Geser Apple di Pasar Smartwatch Dunia
Huawei berhasil menggeser Apple dari posisi teratas pasar smartwatch global pada kuartal II 2025. Laporan Counterpoint mengungkap faktor pendukung lonjakan Huawei dan peta persaingan terbaru.
MPN Indonesia 2 September 2025 - Huawei untuk pertama kalinya menempati posisi teratas di pasar jam tangan pintar global pada kuartal II 2025, menggeser Apple yang sebelumnya mendominasi.
Dikutip MPN Indonesia berdasarkan laporan terbaru Counterpoint Research, Huawei menjadi kontributor utama dalam pemulihan pasar ini.
Pengiriman smartwatch global naik 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mengakhiri tren penurunan selama lima kuartal berturut-turut sejak awal 2024.
Lonjakan Pengiriman Huawei dan Pangsa Pasar
Huawei mencatat peningkatan pengiriman hingga 52 persen secara tahunan.
Capaian ini membuat Huawei menguasai pangsa pasar 21 persen, tertinggi dalam sejarah perusahaan di industri smartwatch.
Menurut Anshika Jain, Senior Research Analyst Counterpoint, keberhasilan Huawei didorong oleh portofolio produk beragam, momentum penjualan di Tiongkok, dan harga kompetitif di segmen menengah hingga premium.
Jain menambahkan, lebih dari tiga perempat pengiriman Huawei terkonsentrasi di China, dengan mayoritas produk dijual pada kisaran harga 100–400 dolar AS (sekitar Rp1,6 juta–Rp6,5 juta).
Huawei juga memperluas ekspansi ke Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Pasifik, didukung strategi ekosistem terintegrasi dengan basis pengguna smartphone yang besar.
Apple Alami Penurunan
Pada kuartal yang sama, pangsa pasar Apple turun menjadi 17 persen, merosot 2 persen dibandingkan tahun lalu.
Ini merupakan penurunan pengiriman ketujuh berturut-turut bagi Apple.
Meski demikian, Apple masih mendominasi segmen advanced smartwatch, yaitu jam tangan pintar dengan sistem operasi tingkat lanjut seperti WatchOS atau WearOS yang mendukung aplikasi pihak ketiga.
Keunggulan ini tetap bertahan berkat ekosistem iOS dan loyalitas pengguna.
Vendor Lain Ikut Bersaing
Xiaomi berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 9 persen, naik 38 persen dibanding tahun sebelumnya.
Xiaomi fokus pada produk basic smartwatch dengan harga terjangkau.
Imoo menempati posisi keempat dengan pangsa 7 persen, mempertahankan dominasinya di segmen jam tangan pintar anak.
Samsung melengkapi lima besar dengan pangsa 6 persen, turun 3 persen secara tahunan.
China Jadi Pasar Smartwatch Terbesar
Untuk pertama kalinya, Tiongkok menjadi pasar smartwatch terbesar di dunia, melampaui Amerika Utara.
Menurut Balbir Singh dari Counterpoint, faktor pendorongnya adalah harga terjangkau, subsidi pemerintah, dan integrasi dengan aplikasi lokal seperti pembayaran dan pemantauan kesehatan.
Proyeksi Pasar Smartwatch
Counterpoint memproyeksikan pasar smartwatch akan tumbuh 7 persen sepanjang 2025.
Faktor utama pendorongnya adalah integrasi AI, sensor kesehatan generasi baru, dan perluasan ekosistem aplikasi.
Associate Director Counterpoint, David Naranjo, menegaskan bahwa pasar smartwatch memasuki siklus inovasi baru dengan fokus pada kesehatan dan kecerdasan buatan sebagai elemen pembeda utama.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
