Connect with us

Politik

Ahmad Sahroni Laporkan Kasus Penjarahan di Rumahnya

Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok dijarah massa. Polisi memeriksa lima saksi dan kasus kini ditangani Polda Metro Jaya.

Logompn

Published

on

Ahmad sahroni laporkan kasus penjarahan di rumahnya
Anggota DPR RI nonaktif, Ahmad Sahroni. Gambar : Instagram/@ahmadsahroni88

MPN Indonesia 3 September 2025 - Anggota DPR RI nonaktif, Ahmad Sahroni, melaporkan kasus penjarahan rumahnya di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Laporan tersebut dibuat ke Polres Metro Jakarta Utara pada Senin (1/9) malam oleh kuasa hukumnya, sebelum dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk penanganan lebih lanjut.

Kronologi Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni

Peristiwa penjarahan terjadi pada Sabtu (30/8) sore. Ratusan orang tak dikenal mendatangi kediaman Ahmad Sahroni yang berada di Jalan Swasembada Timur, Kebon Bawang.

Massa merusak rumah dan dua bangunan garasi yang berisi koleksi mobil.

Sejumlah kerusakan yang terjadi antara lain kaca rumah pecah dan furnitur di dalam rumah hancur.

Mobil koleksi Sahroni juga mengalami kerusakan parah, seperti kaca pecah, bodi penyok, hingga bagian depan nyaris hancur.

Selain merusak, pelaku juga mengambil berbagai barang berharga dari dalam rumah hingga hampir tidak tersisa.

Polisi Sudah Periksa 5 Saksi

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan langkah pengamanan sejak sebelum laporan resmi diterima.

“Satreskrim Polres Jakarta Utara sudah melakukan langkah-langkah pengamanan serta penyelidikan terkait informasi adanya penjarahan di rumah Bapak Sahroni,” ujar Ipda Maryati Jonggi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/9).

Hingga kini, lima orang saksi sudah diperiksa terkait kasus ini, meski identitas mereka tidak diungkapkan.

“Sudah ada lima orang yang kami mintai keterangan,” ujar Jonggi.

Kasus ini akan ditangani oleh Polda Metro Jaya setelah pelimpahan dari Polres Jakarta Utara.

Latar Belakang Sosial

Ahmad Sahroni sebelumnya menjadi sorotan setelah pernyataannya terkait isu pembubaran DPR RI.

Baca Juga:  Pengacara Fuji Datangi Polres Jakarta Selatan terkait Lanjutan Laporan Dugaan Penggelapan Dana

Saat kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8), ia menyebut desakan masyarakat untuk membubarkan DPR sebagai tindakan keliru dan bodoh.

Pernyataan ini memicu reaksi publik, namun belum dipastikan kaitannya dengan insiden penjarahan.

(AKM/NID/RAD)

Trending