Connect with us

Teknologi

Roblox Perketat Sistem Verifikasi Usia dan Batasi Komunikasi antar Pemain

Roblox akan memperketat sistem verifikasi usia bagi seluruh pengguna yang mengakses fitur komunikasi pada akhir tahun 2025.

Logompn

Published

on

Roblox perketat sistem verifikasi usia dan batasi komunikasi antar pemain
Roblox Perketat Sistem Verifikasi Usia dan Batasi Komunikasi antar Pemain | Gambar: Roblox

MPN Indonesia 7 September 2025 - Roblox, platform game daring yang populer di kalangan anak-anak dan remaja mengumumkan rencana untuk memperketat sistem verifikasi usia bagi seluruh pengguna yang mengakses fitur komunikasi pada akhir tahun 2025.

Langkah ini diambil untuk membatasi komunikasi antara pengguna dewasa dan anak-anak di bawah umur, kecuali jika keduanya saling mengenal di dunia nyata.

Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, menjelaskan bahwa verifikasi usia yang baru akan menggabungkan tiga komponen untuk membatasi akses komunikasi pengguna yang masih di bawah umur.

Tiga komponen tersebut, antara lain estimasi usia berbasis teknologi pengenalan wajah, -pemeriksaan identitas resmi (KTP), serta persetujuan orang tua yang terverifikasi.

Menurutnya, pendekatan ini dinilai lebih akurat dibandingkan metode lama yang hanya mengandalkan usia yang diketik pengguna saat mendaftar akun.

“Kami mengambil langkah ini sebagai bagian dari visi jangka panjang kami sebagai platform untuk segala usia. Kami berharap langkah ini menetapkan standar yang akan diikuti oleh platform gim, media sosial, dan komunikasi lainnya,” kata Kufman dalam keterangan resminya, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (6/9).

Roblox Berkali-kali Hadapi Tuduhan dan Gugatan

Penguatan sistem keamanan ini datang setelah Roblox menghadapi sejumlah tuduhan dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu yang paling menonjol adalah gugatan dari negara bagian Louisiana, AS, pada Agustus 2025, yang menuduh Roblox memfasilitasi eksploitasi anak dan distribusi materi pelecehan seksual anak.

Sebelumnya, pada 2024, perusahaan investasi Hindenburg Research juga menuduh Roblox menggelembungkan jumlah pemain aktif bulanannya dan tidak cukup melindungi pengguna dari predator seksual.

Baca Juga:  Pemain eFootball Kini Bisa Bertanding Antar Platform, Begini Caranya

Meskipun perusahaan menolak tuduhan tersebut, berbagai inisiatif keamanan telah diumumkan sejak itu.

Langkah Keamanan Tambahan sejak Januari 2025

Sejak Januari 2025, Roblox menyatakan telah menerapkan lebih dari 100 inisiatif keamanan, seperti alat komunikasi berbasis usia (Trusted Connections) dan sistem AI untuk mendeteksi potensi bahaya bagi anak (Roblox Sentinel).

Roblox bahkan telah menyempurnaan filter suara dan teks dan teknologi pendeteksi server yang banyak melanggar aturan untuk segera dinonaktifkan.

Tak hanya itu, Roblox tengah menyempurnakan model deteksi avatar untuk memoderasi konten visual yang melanggar aturan, serta meningkatkan pengawasan terhadap pengalaman-pengalaman dalam platform yang dianggap tidak sesuai.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, Roblox telah melakukan beberapa penyesuaian terhadap pedoman penggunaan, antara lain:

  • Batas usia untuk konten terbatas dinaikkan dari 17 tahun menjadi 18 tahun
  • Pelarangan ruang privat dalam pengalaman sosial
  • Penyediaan fitur kontrol orang tua agar keluarga bisa menyesuaikan pengaturan default sesuai kebutuhan.

Kaufman menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Roblox sebagai platform inklusif bagi segala usia.

“Kami akan terus membangun platform tempat pengguna dari segala usia dapat bereksplorasi, berkreasi, dan berbagi dengan cara yang sesuai usia,” katanya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending