Connect with us

Berita

Pilu! Ini Isi Surat Wasiat Ibu yang Akhiri Hidup bersama 2 Anaknya: Cape Punya Suami Selalu Bohong dan Ngutang

Tiga jenazah ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/9) dini hari.

Logompn

Published

on

Pilu! ini isi surat wasiat ibu yang akhiri hidup bersama 2 anaknya cape punya suami selalu bohong dan berutang
Pilu! Ini Isi Surat Wasiat Ibu yang Akhiri Hidup bersama 2 Anaknya: Cape Punya Suami Selalu Bohong dan Berutang | Gambar: X/@radiokehed

Jawa Barat, MPN Indonesia 7 September 2025 - Tiga jenazah ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/9) dini hari.

Ketiganya adalah seorang ibu berinisial EN (34) dan dua anaknya, AA (9) dan AAP (11 bulan), yang meninggal dunia diduga akibat bunuh diri yang dipicu oleh tekanan ekonomi dan persoalan keluarga.

Jenazah Ditemukan oleh Suami

Peristiwa di daerah ini terungkap setelah suami korban, YS, pulang dari kerja sekitar pukul 04.00 WIB. Ia menemukan pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Melalui ventilasi, YS melihat istrinya tergantung di kusen pintu kamar. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga.

Warga sekitar yang mendengar teriakan segera membantu mendobrak pintu. Setelah berhasil masuk, ditemukan dua anak korban juga telah meninggal dunia dengan kondisi terdapat jeratan tali di leher.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) pihak kepolisian, ditemukan barang bukti berupa satu unit ponsel dan secarik kertas yang ditempel di dinding ruang tengah.

Kertas tersebut berisi pesan terakhir yang diduga ditulis oleh EN. Isi surat yang ditulis dalam bahasa Sunda itu pun beredar luas di media sosial.

Tulis Surat Wasiat

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, surat tersebut berisi penjelasan mengenai kondisi psikologis korban.

“Kami menemukan dari hasil olah TKP, ada sebuah surat wasiat atau surat yang ditulis oleh terduga korban (EN),” kata Luthfi pada Jumat (5/9).

Dalam surat tersebut, EN mengungkapkan kelelahan menghadapi kesulitan ekonomi dan permasalahan dengan suaminya.

Ia merasa tak mampu lagi menanggung utang yang terus bertambah dan kekecewaannya terhadap sang suami yang disebut tidak jujur dan tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Viral di Sosmed! Pemotor yang Nekat Masuk Tol Cikampek Diduga ODGJ

EN juga menuliskan permintaan maaf kepada kedua orang tuanya serta saudara-saudara kandungnya karena merasa telah merepotkan mereka.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada kedua anaknya atas kondisi yang membuatnya mengambil keputusan tragis tersebut.

Isi Lengkap Surat Wasiat

Mamah, bapa, ema, bapa, teteh, aa semuanya, maafkan saya. Maafkan saya melakukan hal ini. Saya sudah lelah lahir batin, saya sudah tidak kuat menjalani hidup seperti ini. 

Saya lelah hidup terus-terusan terlilit utang yang tidak ada habisnya, malah semakin hari semakin bertambah. Padahal, saya tidak tahu utang kepada siapa saja, berapa jumlahnya, atau bekas dipake apa.

Saya lelah punya suami yang selalu bohong, tidak ada kesadarannya sama sekali. Saya lelah terus-menerus disakiti hatinya, sudah jelas-jelas dikucilkan orang lain, diomongin, dibenci, padahal tidak merasa berbuat salah.

Punya suami malah terus-terusan berbohong dan banyak utang. CAPEEEEEEE. Mungkin jika saya dan anak-anak sudah meninggal, dia akan sadar. Jika tidak sadar pun tidak apa-apa, yang penting tidak menyengsarakan anak-anak saya.

Saya kasihan selalu menyusahkan kakak-kakak dan orang tua. Jika saya sudah tidak ada, saya tidak akan menyusahkan lagi. Maafkan saya tidak bisa membalas budi kepada orang tua dan kakak-kakak.

Aa Alif, Dede Arlan, maafkan mamah ya jalannya harus seperti ini. Saking sayangnya mamah tuh. Daripada ditinggalin sama mama, kasian ke ema.

Mamah lebih rela ke neraka daripada melihat Aa dan dede sengsara. Sebab, Aa dan dede belum punya dosa. Biar mamah saja yang menanggung dosanya ke neraka. Mamah tidak rela hidup terus-terusan susah.

Maafkan mamah tidak bisa memenuhi segala kebutuhan Aa dan dede. Maafkan mamah tidak bisa membahagiakan Aa dan dede. Maafkan mamah, Aa tidak jadi menari ya. Maafkan mamah. Aa dan dede insya Allah masuk surga.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Viral! Oknum DPRD Sumut Cekik Pramugari hingga Dikeluarkan dari Pesawat

Trending